Memoles Profil Online untuk Berburu Pekerjaan

0318-job-hunting-630x420

Di era digital sekarang ini, internet tak cuma menjadi gudang informasi untuk mencari pekerjaan. Internet sejatinya juga bisa menjadi etalase bagi si calon pegawai untuk menjual dirinya, tentu dalam konotasi positif.

Menurut Donny B.U., praktisi internet dari ICT Watch, apa yang kita sampaikan ke pihak lain melalui medium internet sebaiknya adalah refleksi dari bagaimana diri kita seadanya. Termasuk jika kita ingin memajang profil diri dengan tujuan untuk mendapatkan pekerjaan, maka yang terbaik tentu isinya adalah menceritakan apa adanya kita.

“Sehingga yang pertama kali kita harus ingat, poles diri kita terlebih dahulu sebelum kita refleksikan ke LinkedIn dan sebagainya. Cara memoles diri ya banyak ragam, dari memperkaya pengalaman, pendidikan formal maupun informal, melakukan berbagai kegiatan yang relevan, dan sebagainya. Nah, setelah kita rasa cukup, barulah kita poles profil online kita tersebut,” papar Donny dalam sesi tanya jawab di Klinik Cyberlife detikINET.

Berikut strategi untuk memoles profil di internet yang disarankan Donny:

1. Jangan Cuma LinkedIn

Jangan letakkan profil (CV dan materi lainnya yang relevan) pada satu layanan online saja. LinkedIn memang layanan yang memang dikhususkan untuk meletakkan informasi yang sifatnya profesional.

Tetapi jika ingin lebih mudah ‘ditemukan’ (via search engine), maka ada baiknya informasi tentang ‘apa, siapa, mengapa’ diri kita juga disebarkan di berbagai media sosial yang kita gunakan. Misalnya melalui bio di akun Twitter, melalui profil di Facebook dan Slideshare, serta mengisi ‘about me’ dengan baik di blog personal kita.

2. Terkoneksi

Dari berbagai layanan online yang kita pakai seperti dijelaskan pada materi di atas, sebaiknya saling terkoneksi satu dengan yang lainnya. Misalnya di LinkedIn ada informasi tentang alamat akun dan/atau cuplikan konten dari media sosial lainnya yang kita gunakan.

Dengan fitur RSS Wikipedia, sangat mungkin konten yang terpisah di berbagai layanan online tersebut bisa saling muncul di tempat lain. Dengan saling silang atas konten tersebut, ini dapat meningkatkan visibilitas atas diri kita, setidaknya bagi pencari tenaga kerja. Karena pencari tenaga kerja bisa saja ‘memburu’ calon karyawan potensialnya melalui berbagai cara dan tempat di Internet.

3. Manfaatkan Etalase Online

Ada baiknya kita juga mencantumkan profil kita di berbagai situs intermediasi antara pencari kerja dan lowongan kerja. Berbagai situs semisal jobsdb.com, karir.com atau jobindo.com juga bisa menjadi salah satu etalase online yang dapat membantu kita dalam ‘menjual’ diri kita.

Yang harus diingat juga tentunya adalah bahwa apapun yang kita posting di internet, baik di blog, media sosial, dan sebagainya, baik ataupun buruknya akan tercatat abadi di internet. “Artinya apa yang kita torehkan di internet, akan dapat mempengaruhi penilaian orang lain atas diri kita,” Donny menandaskan.

Sumber:  inet.detik.com

Sumber Foto: Bloomberg