Hati-Hati, Pengguna Drone Bisa Dipenjara

1363991111965

Pilot pesawat tak berawak atau drone yang mendekati pesawat penumpang saat mereka lepas landas dan mendarat di bandara Inggris telah diperingatkan bahwa mereka bisa masuk penjara jika tertangkap.

Otoritas Penerbangan Sipil (The Civil Aviation Authority, CAA) Inggris  mengeluarkan peringatan tersebut setelah terjadi enam insiden serius dalam satu tahun terakhir ketika drone mendekati pesawat penumpang hingga 20 kaki di seluruh bandara Inggris termasuk Heathrow.

Pada bulan Maret yang lalu pilot Airbus A320 yang menuju Heathrow pada ketinggian 1.800 kaki melihat benda hitam yang diyakini drone melakukan pendekatan terhadap pesawat di jalur penerbangan. Drone tersebut melewati pesawat dengan jarak hanya 50 kaki. Bulan Juli di bandara yang sama drone jenis yang sama berada hanya 700 kaki di atas tanah. Dalam kedua kasus tersebut, pengendali drone tidak dapat dilacak.

Tim Johnson, direktur kebijakan CAA mengatakan bahwa pengguna drone  harus memahami bahwa saat mereka menerbangkan drone ke langit, mereka memasuki salah satu wilayah udara tersibuk di dunia. Mereka harus menyadari aturan dan regulasi untuk drone yang dirancang untuk memastikan semua pengguna udara aman.

Peringatan dari CAA ini muncul di tengah meningkatnya jumlah pemilik drone pribadi di Inggris yang menggunakan drone untuk fotografi dan rekreasi. Saat ini terdapat lebih dari 800 perusahaan yang terdaftar menggunakan drone, termasuk BBC Natural History Unit dan Berkeley Homes. Di antara pemegang lisensi drone adalah Angels Away yang menawarkan jasa penaburan abu dari orang yang dicintai dari pesawat tak berawak dan unit penelitian mamalia laut St Andrews University.

Akan tetapi sejauh ini anggota masyarakat tidak perlu mendaftarkan drone dan tidak satupun dari mereka yang melakukan pendekatan ke pesawat dalam satu tahun terakhir telah ditangkap. CAA mengatakan bahwa tindakan ceroboh membahayakan pesawat dalam penerbangan adalah tindak pidana dan CAA telah memperingatkan siapa saja yang melakukan hal tersebut bisa dipenjara.

CAA telah meluncurkan drone code untuk membujuk operator drone agar menghindari bahaya tabrakan dan meluncurkan hari kesadaran keselamatan drone. CAA menginginkan operator untuk selalu menjaga drone dalam garis pandangan dan pada ketinggian maksimum 400 kaki dan tidak pernah terbang di dekat bandara dan pesawat.

Sumber: The Guardian