Sekarang Anak Nakal Dihukum Menonton Televisi

120716043941-kids-watching-tv-couch-story-top

Melarang anak menonton televisi karena berperilaku nakal sudah lama dipandang sebagai salah satu cara memberikan hukuman agar mereka bisa mematuhi aturan. Hal ini karena bagi anak-anak menonton televisi memiliki kenikmatan tersendiri sehingga ketika dilarang menonton televisi mereka mungkin mau mematuhi aturan agar bisa kembali menontonnya.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan hal yang sebaliknya. Sekarang anak nakal dihukum menonton televisi karena mereka telah terlalu akrab dengan tablet/iPad dan menjadikan tablet/iPad sebagai layar utama dan layar televisi sebagai layar kedua atau ketiga yang tidak lagi begitu penting.

Menurut penelitian Miner & Co di Inggris, hampir satu dari dua orang tua akan mengambil tablet anak dan menyuruh mereka berada di depan televisi sebagai hukuman.

Menurut penelitian tersebut tablet menawarkan fleksibilitas, antarmuka pengguna yang sederhana dan pengalaman pribadi dalam menonton. Oleh karena itu, dalam rumah tangga di mana tablet dan smartphone dapat diakses, anak-anak lebih menyukai smartphone atau tablet tersebut untuk menikmati dan menjelajahi konten video. Televisi telah menjadi layar kedua atau bahkan ketiga bagi banyak anak-anak sehingga mereka tak lagi nyaman untuk menonton televisi.

Hampir enam dari 10 anak-anak atau 58 persen memiliki tablet mereka sendiri, sementara lebih dari 57 persen lebih memilih perangkat selain televisi untuk menonton video. Miner & Co mensurvei 800 orang tua dari anak-anak berusia dua hingga 12 tahun.

Memiliki perangkat kecil seperti tablet rasanya sangat pribadi dan anak-anak tidak harus berbagi, sedangkan jika menonton televisi setiap saat mereka harus mempertimbangkan saudara sehingga tidak menyenangkan. Oleh karena menonton televisi tidak lagi menyenangkan bagi anak-anak, kini orang tua menghukum mereka yang nakal dengan menyuruh mereka menonton televisi dan mengambil tablet mereka.

Anak-anak di Inggris semakin menghindari televisi dan lebih memilih tablet. Namun, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa menggunakan iPad atau tablet  untuk menenangkan anak-anak bisa membahayakan perkembangan mereka.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: CNN