Situs Dewasa Ashley Madison di-Hack, Pengguna Berisiko Diperas

7254ba7f-8a41-46b0-a359-932f1075f6c5-620x372

Bermain-main di situs dewasa seperti Ashley Madison, situs yang membantu pasangan menyelingkuhi pasangannya memiliki risiko lebih besar dibandingkan dengan bermain-main di situs berita atau media sosial. Selain risiko privasi dan data pengguna situs dewasa seperti Ashley Madison yang di-hack hacker bisa berisiko diperas oleh hacker karena memiliki hubungan intim lain selain dengan pasangan mereka.

Lebih dari satu juta orang dewasa Inggris bisa berisiko diperas  setelah layanan kencan online, Ashley Madison yang membantu penggunanya mengkhianati pasangan mereka mengalami serangan cyber besar beberapa hari yang lalu. Ashley Madison, website yang memiliki tagline life is short, have an affair juga bisa menghadapi beberapa gugatan class action dari 37,5 juta pelanggan di seluruh dunia.

Hacker yang menamakan diri mereka The Impact Team telah mengancam untuk membuka tidak hanya alamat email dan data kartu kredit, tetapi juga foto dewasa (maaf : bugil) dan rincian dari kecenderungan seksual pelanggan. Dengan informasi yang sangat sensitif tersebut berada dalam risiko, potensi penjahat untuk menggunakan informasi untuk melakukan pemerasan untuk uang cukup tinggi.

Ken Westin, Analis Senior di perusahaan cybersecurity Tripwire mengatakan informasi yang terkait dengan layanan situs dewasa memiliki potensi untuk merusak kehidupan, digunakan untuk tujuan pemerasan atau bahkan spionase jika ada pejabat pemerintah yang terlibat. Will Gragido kepala penelitian ancaman intelijen di Digital Shadows, mengatakan bahwa aksi hacker terhadap Ashley Madison ini tampaknya terfokus pas pemerasan.

Dalam pernyataan terbarunya, Ashley Madison mengatakan bahwa privasi pelanggan merupakan hal yang paling utama saat ini sehingga mereka menawarkan full delete gratis  karena adanya akasi hacking tersebut.

Sebanyak 1,2 juta warga Inggris yang menjadi korban hack bisa membawa kasus tersebut ke pengadilan di Amerika Serikat atau Kanada, di mana pemilik Ashley Madison, yaitu Avid Live Media berada untuk menuntut atas dasar pelanggaran privasi.

Aksi hacker terhadap Ashley Madison ini merupakan sebuah pelajaran yang cukup bagus bagi siapa saja yang ingin bermain-main di situs dewasa. Meskipun situs tersebut mengaku sangat aman dan menjaga privasi pengguna, namun situs tersebut tidak bisa sepenuhnya aman dari ancaman hacker. Jika hacker menyusup, data dan kecenderungan seksual pengguna yang tidak jarang jauh dari normal menjadi senjata empuk hacker untuk melakukan pemerasan.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: The Guardian