Tarik Kendaraan karena Berpotensi Diserang Hacker

chrysler_hack_rueckruf_jeep_cherokee_pure_ap.4632136

Fiat Chrysler akan menarik 1,4 juta unit kendaraan di Amerika Serikat untuk menginstal perangkat lunak dalam upaya mencegah hacker mengendalikan mesin, kemudi, dan sistem lainnya.

Pengumuman tersebut dibuat beberapa hari setelah adanya laporan bahwa peneliti cyber security yang menggunakan koneksi nirkabel bisa mematikan mesin Jeep Cherokee yang tengah melaju sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang keamanan kendaraan yang internet enabled.

Para peneliti menggunakan Fiat Chrysler’s telematics system untuk masuk ke Cherokee yang dijadikan volunteer dan melaju di jalan raya dan memberikan perintah ke mesin, kemudi dan rem.

The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) akan menyelidiki apakah solusi FCA (Fiat Chrysler) meng-upgrade perangkat lunak sudah cukup untuk melindungi konsumen dari hacker. Seorang juru bicara NHTSA mengatakan bahwa peristiwa ini adalah penarikan pertama kendaraan karena kekhawatiran tentang cyber security.

Nicholas Weaver seorang peneliti keamanan mengatakan hal tersebut sebagai masalah besar dan masalah tersebut terkait dengan arsitektur Internet of Things. Menurutnya, saat ini ada kesenjangan dalam hal desain, di mobil dan produk lainnya yang bisa diakses dari berbagai sumber seperti smartphone atau jenis lain yang dirancang untuk berkomunikasi dengan hanya satu server.

Produk yang dirancang untuk dapat diakses oleh berbagai sarana termasuk smartphone meninggalkan lubang serangan sehingga lebih mudah untuk ditembus.

Apa yang dialami Jeep Cherokee ini menunjukkan tingginya kerentanan di produk Internet of Things sehingga hacker bisa dengan mudah memanfaatkannya. Kita tidak bisa membayangkan sebuah mobil yang terkoneksi internet yang sedang melaju di jalan raya dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba disusupi hacker yang mengambil alih kendali mobil tersebut dengan mudah.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: orf.at