Dua Virus Menyerang Jantung Platform Mac

20538305

Selama bertahun-tahun, pengguna Mac merasa bahwa platform mereka relatif  lebih aman dari serangan malware. Kombinasi dari jumlah pengguna yang sedikit, ketertarikan penelitian keamanan yang rendah dan lebih sedikitnya lubang keamanan  dibandingkan dengan Windows telah membuat sejarah bahwa Mac aman dari virus dan malware. Apple sangat membanggakan sisi keamanan ini dalam kampanye Mac vs PC dan mengatakan bahwa di Mac tidak terdapat virus.

Akan tetapi dua kerentanan serius secara berurutan di OS X telah membuat Mac kembali ke dalam percakapan malware dan virus.

Kerentanan pertama dikonfirmasi pada pertengahan Juli yang lalu di mana  memungkinkan program berbahaya memperoleh akses ke Mac untuk menjalankan komputer seolah-olah hal tersebut adalah administrator komputer. Kerentanan ini yang dikenal sebagai privilege escalation yang sesuai dengan namanya bisa memotong banyak fitur keamanan Apple.

Stefan Esser, seorang coder dari Jerman merupakan penemu kerentanan tersebut. Ia telah mengkritik Apple atas kerentanan tersebut yang kemudian ditambal Apple dalam  dalam versi beta dari sistem operasi terbaru, yaitu Mac OS X El Capitan.

Menurut Esser, saat ini tidak jelas apakah Apple tahu tentang masalah keamanan ini atau tidak karena meskipun sudah ditambal di versi beta pertama dari OS X 10.11, namun masih dibiarkan unpatched (belum tertambal) dalam rilis OS X 10.10.4 atau di versi  beta dari OS X 10.10.5.

Kerentanan kedua adalah yang ditemukan para peneliti dari Malwarebytes yang menemukan adware installer baru yang memungkinkan adware untuk menanamkan dirinya ke dalam sistem operasi dan yang terpenting memungkinkan adware untuk menginstal sendiri tanpa memerlukan password pengguna.

Malwarebytes mengatakan bahwa hal ini jelas berita yang sangat buruk. Apple jelas telah mengetahui isu ini untuk beberapa lama, sayangnya Apple belum memperbaiki masalah ini.

Pada saat yang sama, kerentanan yang sangat berbeda akan segera diungkapkan para peneliti di konferensi keamanan Black Hat di Las Vegas. Kerentanan ini memanfaatkan beberapa kelemahan dalam firmware komputer, sistem operasi yang menjalankan fungsi tingkat terendah seperti kipas, unit power supply, dan port USB serta memungkinkan para peneliti menghapus perangkat lunak dengan kode mereka sendiri.

Dari uraian tersebut di atas, anggapan selama ini yang mengatakan bahwa platform Mac lebih aman kini hanya tinggal mitos. Platform Mac juga sangat rentan terhadap malware dan virus.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: Gizmodo