Google Tolak Permintaan Perluasan Hak Untuk Dilupakan

local_10_temp-1400392336-53784a90-620x348

Google tidak akan mematuhi perintah dari kelompok pengawas privasi Prancis untuk menerapkan hak untuk dilupakan (right to be forgotten) di semua hasil pencarian di seluruh dunia.

Pada bulan Juni, CNIL, otoritas perlindungan data Prancis memerintahkan Google untuk menghapus hasil pencarian yang terkait dengan kriteria hak untuk dilupakan dari versi regional mesin pencari Google. Regulator perlindungan data Prancis CNIL, mengirimkan pemberitahuan resmi yang memerintahkan Google untuk menghapus link, tidak hanya dari semua versi pencarian Eropa, tetapi juga dari versi global.

Namun permintaan tersebut serta-merta ditolak oleh Google. Dalam blog resminya, Google mengatakan bahwa jika permintaan tersebut dipenuhi akan menimbulkan serious chilling effect on the web.

Hal itu berarti permintaan penghapusan oleh individu di Prancis, jika disetujui, tidak hanya akan menghapus hasil pencarian dari google.fr dan versi Eropa lainnya dari Google Search, tetapi juga dari semua versi Google Search di seluruh dunia. Hal ini merupakan perkembangan yang mengganggu dan menimbulkan risiko efek mendinginkan web yang serius.

Menurut Google, jika proposal yang diusulkan CNIL tersebut dijadikan sebagai standar untuk regulasi internet, kita akan menemukan diri kita dalam perlombaan kembali ke belakang (sebelum adanya internet). Pada akhirnya, internet hanya akan sebebas tempat paling tidak bebas di dunia.

Permintaan CNIL tersebut merupakan efek lanjutan dari keputusan bulan Mei 2014 yang dikeluarkan oleh Pengadilan Eropa yang memungkinkan orang Eropa untuk meminta mesin pencari di negaranya untuk menghapus link yang berisi informasi yang tidak memadai, tidak relevan atau bukan kepentingan umum.

Sejak keputusan itu, Google mengatakan telah menghapus lebih dari 1 juta link dan menerima hampir 300.000 permintaan. Link tersebut telah dihapus dari versi Eropa dari Google, seperti google.fr di Prancis dan google.de di Jerman. Namun link masih akan muncul jika pencarian dilakukan dalam versi lain dari Google, seperti google.com.

CNIL mencari cara untuk memperluas ruang lingkup putusan dan mengklaim Google tidak cukup jauh menghormati permintaan penghapusan. Ratusan orang Eropa telah mengajukan keluhan kepada CNIL atas penolakan Google untuk menghapus link dari semua varian mesin pencari, Google. CNIL dapat menjatuhkan sanksi pada Google agar mematuhi permintaannya, tetapi informasi tentang jenis hukuman belum jelas.

Google mengatakan bahwa hak untuk dilupakan bukan hukum global. Google juga mengatakan bahwa konten di satu negara yang dikategorikan ofensif bisa jadi sah atau legal di negara-negara lain, misalnya situs web yang menentang pemerintah.

Sumber: PC World, Google