Google Tolak Tuduhan Penyalahgunaan Dominasi Pasar

Google-Search-Tips-Internet-Users

Google secara tegas membantah tuduhan bahwa mereka menyalahgunakan dominasinya untuk mendiskriminasi situs perbandingan harga. Dengan demikian Google menolak klaim dari pihak berwenang Eropa bahwa raksasa internet tersebut telah melanggar hukum persaingan.

Google telah mengajukan tanggapan resmi ke Statement of Objections dari Komisi Eropa. Google mengatakan bahwa tuduhan Google secara tidak adil mempromosikan layanan belanja internet milik mereka sendiri adalah tidak benar dan tidak berdasar.

Tanggapan Google yang terdiri dari 150 halaman tersebut merupakan tembakan salvo terbaru dalam penyelidikan lima tahun terhadap Google yang dapat menyebabkan denda miliaran dollar AS. Tanggapan tersebut muncul lima bulan setelah Margrethe Vestager, komisaris kompetisi Eropa menuduh Google memanfaatkan monopoli dalam pencarian online untuk meningkatkan layanan perbandingan harga dengan mengorbankan saingannya.

Google menolak tuduhan tuduhan tersebut sehingga akan membuat pertempuran lebih lanjut dengan pihak berwenang Eropa yang juga menyelidiki apakah Google menggunakan perangkat lunak Android smartphone untuk mempromosikan layanannya sendiri.

Melakukan pencarian untuk produk konsumen seperti televisi dan pakaian di Google sering menghasilkan halaman hasil memberikan keunggulan dengan kotak eye catching dari gambar dan link di mana pengecer membayar Google untuk tampil di dalamnya. Komisi Eropa mengklaim bahwa fitur ini yang diperkenalkan pada tahun 2012 memungkinkan Google menggunakan pangsa pasarnya yang 90% di pasar pencarian Eropa untuk menghancurkan situs perbandingan harga saingan.

Dalam tanggapannya, Google membantah bahwa persaingan telah dirugikan dengan diperkenalkannya fitur tersebut. Google mengatakan dalam satu dekade terakhir telah terjadi peningkatan traffic ke situs perbandingan harga dari Google sebanyak 227 persen dan Google juga membantah bahwa pembeli dibuat lebih buruk dengan mengklaim bahwa konsumen bisa langsung ke Amazon dan eBay untuk membeli barang.

Google juga bersikeras bahwa Google meningkatkan pilihan bagi konsumen Eropa.

Sumber: The Telegraph