Informasi Pribadi yang Dikumpulkan Microsoft dalam Upgrade Windows 10

3049328-inline-i-3-how-to-tell-if-windows-10-is-succeeding-its-not-as-easy-as-it-sounds

Jika Anda salah satu dari jutaan orang yang meng-upgrade  PC Anda ke Windows 10, Anda harus mengetahui bahwa Microsoft mengumpulkan data pribadi dan pola perilaku ketika menggunakan perangkat.

Pernyataan privasi Microsoft baru-baru ini telah diperbarui untuk menjelaskan sifat dari informasi pribadi yang dikumpulkan dari komputer Anda ketika menjalankan Windows 10, termasuk data pembayaran, data tentang minat Anda dan informasi kontak.

Saat ini Windows 10 sudah terpasang di lebih dari 14 juta perangkat di seluruh dunia sejak perangkat lunak tersebut mulai dirilis pada 29 Juli. Windows 10 melalui Bing secara default akan menyimpan informasi yang dicari pengguna, konten email pribadi dan aplikasi yang mereka akses bersama dengan apa yang diketik dan ditulis dengan tangan.

Pernyataan privasi Microsoft tentang hal ini adalah sebagai berikut:

We will access, disclose and preserve personal data, including your content (such as the content of your emails, other private communications or files in private folders), when we have a good faith belief that doing so is necessary to protect our customers or enforce the terms governing the use of the services.

Microsoft juga mengatakan bahwa Windows tidak mengumpulkan informasi pribadi tanpa persetujuan pengguna. Agar Windows efektif sebagai layanan, Microsoft mengumpulkan beberapa performa, informasi diagnostik dan penggunaan yang membantu menjaga Windows dan aplikasi berjalan dengan baik. Microsoft mengatakan bahwa mereka menggunakan informasi ini untuk mengidentifikasi masalah dan mengembangkan perbaikan.

Microsoft secara gamblang mengatakan bahwa data yang disimpan digunakan untuk meningkatkan dan personalisasi pengalaman masing-masing pengguna dalam menggunakan Windows 10, untuk iklan bertarget melalui ID iklan pelanggan yang unik dan untuk menginformasikan pengguna tentang pembaruan perangkat lunak, keamanan dan update akun. Microsoft mengatakan bahwa mereka tidak menggunakan apa yang dikatakan pengguna di email, chatting, panggilan video atau voice mail, atau dokumen, foto atau file pribadi lainnya untuk menargetkan iklan kepada pengguna.

Perlu diketahui beberapa search queries yang di-submit ke mesin pencari milik Microsoft, yaitu Bing. Queries tersebut adalah perintah suara untuk Cortana, komunikasi pribadi termasuk konten email, informasi dari dokumen yang diupload ke onedrive, permintaan dukungan kepada Microsoft, laporan adanya error, informasi yang dikumpulkan dari cookie serta data yang dikumpulkan dari pihak ketiga

Jika Anda prihatin tentang jenis data yang Anda bagi dengan Microsoft, Anda dapat menyesuaikan dengan membuka Settings > Privacy dan matikan berbagai pilihann. Misalnya dengan mematikan layanan lokasi berarti Cortana tidak lagi bisa berfungsi. Anda dapat memilih keluar dari iklan yang dipersonalisasi untuk Anda dengan mengunjungi halaman Microsoft ini.

Dengan berbagai pertimbangan terhadap data dan privasi yang bisa dikumpulkan oleh Microsoft, mungkin saja Anda bisa memutuskan untuk tidak melakukan upgrade. Ini semua sangat tergantung kepada pengguna.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: Fast Company