Awas Aplikasi Porno Berujung Pemerasan

rsz_ransomware

Peneliti keamanan telah memperingatkan tentang adanya aplikasi porno berbahaya disebut Adult Player yang secara diam-diam mengambil foto dari pengguna yang menggunakannya dan kemudian memeras mereka dengan menggunakan foto yang diambil tersebut.

Aplikasi Android tersebut merupakan virus yang dikenal sebagai ransomware yang bisa menonaktifkan komputer atau ponsel dan menuntut pembayaran untuk pemulihan. Dengan kata lain, ransomware adalah jaring pemerasan penjahat cyber. Perusahaan keamanan Amerika Zscaler menemukan bahwa Adult Player memikat korban dengan menjanjikan video porno.

Ketika korban mulai menggunakannya, aplikasi tersebut diam-diam mengambil foto korban yang kemudian ditampilkan pada layar, bersama dengan pesan tebusan. Aplikasi ini menuntut uang tebusan sebesar 500 dollar yang harus dibayar melalui PayPal.

Setelah aplikasi mengambil foto pengguna, aplikasi akan mengirimkan informasi perangkat dan sistem operasi mobile mereka ke server yang jauh, di mana catatan tebusan pribadi dibuat.

Kemudian aplikasi tersebut meminta tebusan yang setimpal  yang harus dibayar. Layar yang menampilkan informasi tebusan dirancang untuk tetap muncul bahkan jika pengguna melakukan reboot ponsel. Aplikasi berbahaya tersebut tidak memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan perangkat dan membuat layar aktif dengan pesan tebusan.

Jenis ransomware yang mengunci layar dan menuntut pembayaran, pertama kali terlihat di negara-negara berbahasa Rusia pada tahun 2009. Sejak itu, ransomware telah menjadi sangat populer. Menurut laporan McAfee dari Mei 2015, kejadian ransomware naik 165 persen dalam kuartal pertama 2015.

Nah bagi pengguna yang sering tergoda untuk menonton video porno, jangan sekali-kali menerima tawaran menonton video porno gratis. Hal ini adalah jebakan yang membuat Anda akan sangat menyesal telah melakukan klik.

Sumber: The Telegraph