Coding “Mungkin” Jadi Pelajaran Sekolah di Indonesia

kids-computers1

Di luar negeri, seperti AS dan Inggris anak-anak belajar coding sejak mereka masih balita. Hal ini karena mereka menyadari bahwa sekarang ini dan di masa depan pengetahuan coding merupakan bekal yang sangat baik untuk menghadapi kemajuan, terutama di bidang teknologi. Sayangnya, di Indonesia hal ini belumlah menjadi perhatian pemerintah.

Namun mungkin sebentar lagi akan ada perubahan di mana kemungkinan masuknya coding sebagai pelajaran sekolah. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Rudiantara mengungkapkan keinginannya agar coding (bahasa pemrograman) bisa masuk ke dalam kurikulum mata pelajaran di sekolah-sekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rudiantara di sela acara malam penganugerahan pemenang lomba aplikasi Inaicta 2015 yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo di Jakarta hari Rabu (9/9/2015) yang lalu. Untuk mewujudkan hal tersebut, Rudiantara mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.

Menurut Rudiantara, jika pelajaran coding sudah diberikan sejak awal, ia berharap anak-anak Indonesia bisa melangkah lebih cepat dan bersaing dengan anak-anak dari negara-negara lainnya.

Tentu saja keinginan Menkominfo ini sesuatu yang baik dan perlu didukung. Tidak lain karena saat ini Indonesia hanya menjadi pasar teknologi atau sebagai pemakai, belum lagi sebagai pembuat. Jika nantinya pelajaran coding masuk sekolah, bisa diharapkan anak-anak yang memiliki keterampilan bahasa pemrograman menciptakan berbagai aplikasi atau teknologi.

Namun hal ini mungkin tidak mudah. Banyak hal yang perlu dipersiapkan agar coding bisa masuk menjadi pelajaran di sekolah. Salah satu yang utama adalah kurikulum, kemudian sarana dan prasarananya seperti komputer.

Sumber: kompas.com

Sumber Foto: makerfairelou.org