Smartphone dan Tablet Kemungkinan Dilarang di Kelas

gty_students_tech_130611_wmain

Smartphone dan perangkat elektronik pribadi lainnya seperti tablet kemungkinan dilarang dari kelas karena khawatir mereka mengganggu pelajaran siswa.

Nick Gibb school minister Inggris mengatakan bahwa seorang ahli perilaku, Tom Bennett akan melihat lebih jauh dampak perangkat yang digunakan oleh siswa. Hal ini sejalan dengan kekhawatiran yang dikemukakan oleh inspektorat sekolah Ofsted yang melihat siswa  menggunakan ponsel mereka di sekolah.

Tom Bennett mengatakan bahwa teknologi mengubah masyarakat dan bahkan ruang kelas, tetapi terlalu sering kita mendengar pelajaran yang terganggu oleh godaan dari smartphone. Ketika anak memiliki smartphone di saku mereka, smartphone tersebut menawarkan hiburan instan dan reward sehingga mereka bisa mudah terganggu.

Sebuah penelitian terbaru dari London School of Economics baru-baru ini menyarankan membatasi penggunaan ponsel karena pembatasan tersebut bisa meningkatkan prestasi sekolah.

Tentu saja perangkat smartphone dan tablet bukan tanpa keuntungan ketika digunakan di kelas. Namun demikian, hal yang perlu diingat adalah anak-anak cenderung menjadi candu terhadap perangkat tersebut karena layanan yang ditawarkannya sulit sekali untuk ditolak oleh anak-anak.

Bila digunakan di kelas, anak-anak mungkin akan tertarik untuk terus mengecek smartphone atau tablet mereka sehingga hal ini akan menganggu proses belajar-mengajar. Mempertimbangkan kembali pengguna smartphone dan tablet di ruang kelas adalah cara terbaik agar anak-anak bisa belajar lebih fokus dan prestasi mereka bisa lebih meningkat.

Sumber: The Independent

Sumber Foto: ABC News