Box akan Buka Data Center di Eropa

box-app-01162014

Box salah satu penyedia komputasi awan terkemuka di Silicon Valley berencana untuk mendirikan pusat data Eropa dalam waktu satu tahun menyusul putusan pengadilan Eropa atau EJC yang mengatakan bahwa pakta transfer data dari Eropa ke AS invalid.

Pengadilan Eropa (ECJ) mengatakan pekan ini bahwa perjanjian Safe Harbour yang telah memungkinkan perusahaan termasuk Facebook dan Google untuk menyimpan data pribadi di AS di bawah standar privasi Uni Eropa tidak lagi valid.

Box yang menawarkan penyimpanan online dan kolaborasi perangkat lunak untuk perusahaan mengatakan bahwa mereka kini bekerja untuk memungkinkan pelanggan memilih tempat untuk menyimpan data mereka. Langkah ini adalah merupakan permulaan dari gelombang perubahan dari perusahaan internet AS. Amazon juga telah mulai membangun pusat data Eropa.

Aaron Levie, co-founder dan chief executive Box mengatakan bahwa dalam satu tahun dari sekarang ia benar-benar mengharapkan pelanggan bisa menyimpan data mereka secara internasional.

Levie menambahkan, berakhirnya perjanjian Safe Harbour disebabkan oleh kombinasi budaya lebih menghargai privasi Eropa, politik dan kekhawatiran soal perdagangan terkait dengan dominasi perusahaan internet raksasa AS serta kekhawatiran praktik agensi penegak hukum dalam mengakses data.

Facebook, yang berada di tengah penghakiman ECJ, mengklaim bahwa transfer data pribadi ke AS adalah legal.
Seorang juru bicara Box mengatakan perusahaan yakin pengaturan penyimpanan data saat ini adalah legal meskipun rencana pendirian data senter dan keputusan ECJ.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: Rappler