Facebook Bisa Dilarang Mentransfer Data ke AS

_69324447_facebookreuters

Facebook, Google dan ribuan perusahaan AS lainnya dapat dilarang mentransfer informasi pribadi warga Eropa melintasi Atlantik menuju Amerika Serikat setelah pengadilan tertinggi Eropa membatalkan perjanjian berbagi data yang telah berusia 15 tahun.

The European Court of Justice atau EJC telah menyatakan bahwa perjanjian Safe Harbour yang memberikan kesempatan kepada lebih dari 4.400 bisnis di Amerika Serikat untuk bebas mengirim data tentang pengguna mereka di Eropa ke server di AS tidak lagi berlaku atau valid.

Keputusan tersebut terkait dengan pertempuran panjang privasi terhadap Facebook oleh Max Schrems, seorang mahasiswa hukum Austria. Keputusan tersebut berarti bahwa perusahaan internet AS tidak lagi dapat melewati otoritas perlindungan data nasional (Eropa).

Keputusan tersebut juga terkait dengan meningkatnya kekhawatiran bahwa otoritas Amerika menuntut data dari perusahaan-perusahaan AS untuk mengintip warga Eropa menyusul tuduhan yang dibuat oleh whistleblower Edward Snowden tahun 2013.

Meskipun keputusan tersebut tidak membuat transfer data transatlantik dari Eropa ilegal, namuni perusahaan harus cepat memastikan mereka mematuhi hukum perlindungan data yang ketat Uni Eropa, menciptakan sakit kepala potensial, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang lebih kecil yang menggunakan Safe Harbour.

Hal ini juga menandai kemenangan besar bagi Mr Schrems, yang memimpin kampanye privasi melawan Facebook di Eropa dan menuduh bahwa jaringan sosial tersebut melanggar hukum Eropa dengan menyerahkan data ke Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA).

Schrems memperkarakan Ireland’s Data Protection Commissioner ke pengadilan karena otoritas tersebut berpendapat bahwa dengan adanya Safe Harbour berarti mereka tidak harus menyelidiki Facebook yang kantor pusat Eropanya ada di Dublin. Kasus ini akhirnya berhasil sampai ke ECJ yang kemarin mengklaim bahwa skema Safe Harbour  memungkinkan adanya gangguan oleh otoritas publik Amerika Serikat terhadap hak-hak dasar seseorang.

Menurut juru bicara Facebook transfer data dari Uni Eropa ke Amerika adalah legal. Facebook, seperti ribuan perusahaan-perusahaan Eropa, bergantung pada sejumlah metode yang ditentukan oleh hukum Uni Eropa untuk mentransfer data secara secara legal dari Eropa ke AS, selain Safe Harbour.

Sangat penting bahwa pemerintah Uni Eropa dan AS memastikan bahwa mereka terus memberikan metode yang dapat diandalkan untuk transfer data yang sah dan menyelesaikan masalah apapun yang berkaitan dengan keamanan nasional.

Sumber: The Telegraph