Harga Data Pengguna yang Dicuri di Dark Web

022213_dcl_hacker_640

Pernah bertanya-tanya berapa harga yang layak bagi data Anda yang dicuri? Pertanyaan tersebut kini bisa terjawab berkat sebuah laporan baru yang mengungkapkan nilai pasar dari semua jenis data yang dicuri dan tersedia untuk dijual penjahat di dark web.

Laporan The Hidden Data Economy yang dirilis oleh  McAfee Labs merupakan laporan yang dihasilkan berkat kerja sama erat dengan penegak hukum dan platform pemantauan online, publik dan pasar dimana data yang dicuri disembunyikan  dan dijual, misalnya Alphabay dan Crypto Market.

Laporan tersebut menyediakan contoh bagaimana berbagai jenis data yang dicuri dikemas dan menawarkan sebuah ilustrasi dari harga rata-rata untuk jenis data yang berbeda. Beberapa contoh data tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Harga rata-rata untuk kartu kredit dan debit yang dicuri adalah 5 sampai 30 dollar di AS, 20 sampai 35 dollar di Inggris, 20 sampai 40 dollar di Kanada, 21 sampai 40 dollar di Australia,  dan 25 sampai 45 dollar di Uni Eropa
  2. Login bank untuk rekening bank bersaldo 2.200 dollar adalah 190 dollar.
  3. Login Bank ditambah transfer dana siluman ke bank-bank di AS mulai dari 500 dollar untuk saldo rekening 6000 dollar hingga  1.200 dollar untuk saldo rekening 20.000 dollar.
  4. Login bank dan transfer dana siluman ke bank di Inggris mulai dari 700 dollar untuk saldo rekening 10.000 dollar hingga 900 dollar untuk saldo rekening 16.000 dollar.
  5. Login untuk layanan pembayaran online seperti PayPal antara 20 dollar hingga 50 dollar untuk saldo rekening mulai dari 400 dollar sampai 1.000 dollar, antara 200 dollar hingga dan 300 dollar untuk saldo mulai dari 5.000 dollar hingga 8.000 dollar.
  6. Login program loyalitas hotel dan rekening lelang online mulai 20 dollar hingga 1.400 dollar.
  7. Login untuk layanan konten premium online seperti Netflixpaling murah 0,55 dollar.

Data kartu pembayaran mungkin merupakan tipe data yang paling terkenal untuk dicuri dan dijual. Penawaran data kartu pembayaran ini termasuk software, angka valid untuk melakukan penggabungan akun utama, pada tanggal kedaluwarsa, dan nomor CVV2.

Dengan harga yang cukup menggiurkan tersebut, tentu saja penjahat makin tertarik untuk melakukan aksinya. Pengguna atau pemegang akun sudah seharusnya menjaga kerahasiaan akun atau rekening bank dengan baik. Jika tidak, penjahat dunia maya akan berpesta.

Sumber: The Telegraph