Regulator Transportasi Ajukan Proposal untuk Membatasi Uber

uber3-640x360

Uber, perusahaan taksi swasta yang beroperasi melalui layanan aplikasi di smartphone tidak hanya menghadapi penolakan di Jakarta atau Paris, Prancis, tetapi mungkin juga di London, Inggris.

Transport for London sedang mempersiapkan tindakan keras terhadap Uber dengan mengusulkan serangkaian aturan baru yang akan memukul Uber yang berbasis aplikasi smartphone. Dokumen mengungkapkan bahwa badan transportasi London akan mengkonsultasikan proposal baru yang akan melarang beberapa fitur kunci Uber.

Proposal tersebut termasuk waktu menunggu minimum lima menit antara saat memesan dan saat tiba kendaraan sewa swasta dan melarang operator menunjukkan mobil yang akan disewa dalam aplikasi smartphone yang merupakan ciri dari layanan Uber.

Transport for London juga mengusulkan bahwa penumpang harus bisa mem-booking tarif sampai dengan tujuh hari sebelum menggunakan layanan dan membatasi ride sharing, sebuah langkah yang akan sangat menghambat rencana Uber untuk memperkenalkan layanan UberPool di London.

Proposal tersebut merupakan tindakan keras terbaru dari berbagai regulator di seluruh dunia terhadap Uber yang telah mengancam industri taksi London serta layanan taksi di kota-kota lainnya dan bisa memiliki efek besar terhadap keberhasilan Uber di London.

Uber mempertemukan pengendara dengan penumpang melalui aplikasi di smartphone yang memungkinkan pengendara untuk menaikkan penumpang dalam waktu beberapa menit. Hal ini membuatnya secara signifikan lebih cepat daripada operator sewa swasta tradisional, seperti taksi. Hal ini telah menyebabkan kemarahan di sopir dan asosiasi taksi London yang telah berulang kali melakukan protes menyebabkan kemacetan di pusat kota London.

Sumber: The telegraph

Sumber Foto: PC-Tablet