Apple Tendang InstaAgent dari App Store

instaagent-640x331

Sebuah aplikasi analisis profil Instagram, InstaAgent yang populer ditendang keluar dari iOS App Store oleh Apple setelah ditemukan  sebagai malware oleh pengembang Jerman. Aplikasi tersebut ditemukan memanen username dan password pengguna Instagram.

Menurut pengembang Peppersoft, David LR Who Viewed Your Profile, InstaAgent  adalah alat jahat yang digunakan aplikasi tersebut untuk memanen username dan password dengan cara menyamar sebagai aplikasi untuk memantau pengunjung profil di Instagram.

Setelah digali lebih jauh ke dalam, kode aplikasi mengungkapkan informasi akun sensitif yang dikirim tidak terenkripsi ke server jauh, yaitu instagram.zunamedia.com dan dalam beberapa kasus digunakan untuk login dan memposting foto secara tidak sah ke Instagram feed pengguna. David LR mencatat remote server tidak terhubung ke jaringan resmi Instagram.

Sebelum ditendang dari App Store, InstaAgent adalah aplikasi gratis yang berada di posisi puncak di beberapa negara termasuk Kanada dan Inggris. Hal ini menunjukkan ribuan pengguna yang tidak curiga atau tidak sadar menyerahkan mandat akun Instagram mereka. Jumlah pasti seberapa banyak pengguna yang telah mendownload dan menggunakan aplikasi ini saat ini tidak tersedia, tetapi pengembang menebak sebanyak 500.000 pengguna mengunduh aplikasi. Jumlah tersebut cocok dengan jumlah download InstaAgent di toko aplikasi Google Play yang sebelumnya juga telah ditendang keluar.

Meskipun InstaAgent tidak lagi tersedia, iOS App Store masih menyediakan aplikasi analisis profil Instagram lain yang ingin memanfaatkan keberhasilan InstaAgent ini. Beberapa aplikasi memakai  judul yang sama seperti Who Viewed My Profile dan Who Viewed My Instagram Profile. Instagram sebelumnya telah mendesak peggunak untuk tidak mendownload, login atau berinteraksi dengan aplikasi pihak ketiga.

Tentu cukup memprihatikan bahwa InstaAgent bisa melewati proses peninjauan aplikasi yang dilakukan oleh Apple, namun demikian hal yang lebih mengkhawatirkan adalah bahwa  InstaAgent telah menjadi aplikasi populer di beberapa negara tanpa ada penyelidikan dan terus dibiarkan untuk memanen data pengguna.

Sumber: Apple Insider

Sumber Foto: Ubergizmo