Solidaritas untuk Prancis: Internet Jadi Merah, Putih dan Biru

Paris-Terrorism-640x360

Serangan teror pada hari Jumat yang lalu menempatkan Prancis berada dalam keadaan darurat nasional. Serangan teroris tersebut menewaskan sedikitnya 129 orang dam puluhan lainnya luka-luka. Untuk menunjukkan keprihatinan dan pertolongan, perusahaan teknologi membantu korban untuk mendapatkan keselamatan dan menyebarkan berita di media sosial.

Hal ini sebenarnya proses yang sensitif, mengingat bahwa tak seorang pun ingin dilihat memanfaatkan tragedi, namun banyak dari perusahaan-perusahaan tersebut telah mengembangkan alat untuk digunakan dalam krisis sebelumnya.

Beberapa perusahaan teknologi yang terlibat dalam solidaritas untuk Prancis memberikan berbagai layanan mereka agar mampu dimanfaatkan untuk menolong atau memastikan seseorang selamat dari aksi teroris tersebut. Perusahaan tersebut adalah sebagai berikut.

Airbnb
Airbnb mengaktifkan alat tanggap bencana di Paris pada Jumat malam minggu lalu, meminta host (mereka yang menyewakan rumah) dan warga setempat yang memiliki ruang ekstra untuk menjadi tuan rumah bagi mereka yang membutuhkan secara gratis.

Aalt ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2013. Alat ini telah diaktifkan dalam menanggapi kebakaran di San Diego, banjir di London, Sardinia, dan Colorado, badai es di Toronto dan Atlanta serta Topan Haiyan di Filipina. Namun, kali ini adalah pertama kalinya alat tersebut  diaktifkan dalam menanggapi serangan teroris.

Twitter
Twitter juga membantu mereka yang terjebak di Paris pada hari Jumat minggu lalu agar bisa menemukan tempat yang aman untuk tinggal dengan menggunakan tagar #PorteOuverte. Tagar tersebut dilaporkan memiliki 1 juta tweets dalam 10 jam, rata-rata 7.000 tweet per detik pada puncaknya.

Twitter juga menjadi sebagai sumber berita bagi orang-orang setelah krisis. Layanan kurasi baru perusahaan, Moments, membantu untuk informasi agregat, sementara layanan livestreaming yang Periscope ditawarkan dalam perspektif on the-ground.

Facebook
Facebook mengaktifkan fitur Safety Check di Paris selama akhir pekan yang lalu yang memungkinkan pengguna di daerah yang terkena dampak untuk memberitahu orang yang mereka cintai bahwa mereka aman.

Google
Dalam menanggapi serangan teroris di Paris, Google telah menawarkan panggilan internasional gratis ke Prancis menggunakan Hangouts. Layanan ini tersedia di iOS, Android dan web, dan panggilan dapat dilakukan dari mana saja di dunia.

Tentunya masih banyak perusahaan teknologi lain yang turut aktif memberikan solidaritas untuk Prancis. Dengan aksi tersebut, perusahaan teknologi membuktikan bahwa mereka sangat peduli dengan semangat kemanusiaan, bukan keuntungan semata.

Sumber: The Telegraph