Upaya Twitter Menciptakan Good Digital Citizenship

rsz_ctbchlausaay1pk

Sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan ekosistem digital yang aman, Twitter menghadirkan layanan safety center dalam bahasa Indonesia agar semakin mudah dipahami oleh pengguna di Indonesia. Layanan ini telah ada secara global sejak 30 Juli 2015, namun baru disediakan dalam bahasa Indonesia pada tanggal 10 November 2015 sebagai sumber informasi untuk belajar mengenai keamanan online di Twitter dan internet secara keseluruhan.

Sebagai langkah untuk mendorong good digital citizenship, safety center Twitter diciptakan dengan menggunakan beragam alat dan kebijakan untuk menjaga keselamatan pengguna, khususnya bagi remaja, orang tua dan pendidik.

Menurut Maria Advianti, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia saat ini terdapat 70 juta anak-anak yang menjadi pengguna internet di Indonesia. “Dampak internet hampir sulit dihindari bukan karena internet pada dasarnya buruk, tetapi pengguna belum teredukasi dan belum diet internet. Semua dapat dibuka dan diakses tanpa batas dan tanggung jawab,” ujarnya saat peluncuran Twitter safety center di Hotel Pullman, Jakarta, (10/11).

Sebagai platform komunikasi real-time dalam percakapan publik, Twitter mendukung keamanan online di Indonesia dengan berupaya menjaga keamanan digital dengan menghadirkan sarana safety center tersebut. Meski demikian, menurut Roy Simangunsong, Country Business Head Twitter Indonesia, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman di dunia maya. “Tanggung jawab keamanan internet tidak hanya dipegang oleh satu platform, melainkan semua orang yang terlibat dalam seluruh ekosistem dunia maya. Twitter mendukung orang-orang dalam memproduksi konten yang berkualitas,” ungkap Roy.

Inisiatif yang dilakukan Twitter Indonesia juga disambut baik oleh Heru Tjatur dari ICT Watch. Menurutnya konten negatif bukan karena dicari oleh pengguna internet, khususnya anak-anak, melainkan memang mereka terpapar secara tidak disengaja dengan konten negatif tersebut. “Kaum muda merupakan audiens yang rentan akan gangguan-gangguan di dunia maya. Oleh karena itu pendidikan terhadap bagaimana melakukan aktivitas online yang baik perlu digencarkan agar semakin dipahami oleh semua kalangan,” kata Heru.

Adapun pendekatan yang dilakukan Twitter dalam meningkatkan keamanan di antaranya dengan industry-wide collaboration, yaitu bergabung dengan pemain digital besar lain untuk menghadirkan ThreatExchange, sebuah platform mengenai informasi ancaman terhadap keamanan digital. Selain itu juga external awareness yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya informasi mengenai privasi dan keamanan bagi penggunanya.

Sumber: SWA

Sumber Foto: Internetsehat/Widuri