241 Tabrakan antara Drone dan Pesawat Terbang

140122133610-drone-fly-in-2-story-top

Setidaknya terdapa 241 laporan pertemuan dekat antara drone dan pesawat berawak yang memenuhi definisi pemerintah terhadap tabrakan udara, termasuk di dalamnya 28 peristiwa di mana pilot melakukan manuver untuk keluar dari jaur. Hal diungkapkan oleh sebuah laporan beberapa hari yang lalu.

Setidaknya ada sembilan puluh satu pertemuan dekat yang melibatkan drone dan jet komersial yang sebagian besar memiliki kapasitas untuk membawa 50 penumpang atau lebih.

Kedua pesawat (drone dan pesawat berawak) masing-masing harus terbang di ketinggian 500 kaki  untuk memenuhi definisi tabrakan udara dari Federal Aviation Administration. Dalam 51 insiden, jarak terdekat drone ke pesawat adalah 50 kaki atau kurang, menurut laporan oleh Bard College’s Center for the Study of the Drone in Annandale-On-Hudson, New York.

Laporan ini didasarkan pada analisis catatan pemerintah yang merinci 921 insiden yang melibatkan pesawat tak berawak dan pesawat berawak antara 17 Desember 2013 hingga 12 September 2015. Para peneliti memperingatkan bahwa ketika terbang pada kecepatan tinggi sulit bagi pilot untuk menilai jarak antara jarak mereka sendiri dengan objek lain. Sebagian besar insiden, yaitu 64,5 persen merupakan penampakan drone di sekitar pesawat lain tanpa ancaman langsung tabrakan.

FAA sebelumnya telah merilis data tentang laporan penampakan pesawat tak berawak, tetapi laporan Bard adalah analisis komprehensif pertama dari para peneliti di luar komunitas penerbangan. Temuan ini akan mempersengit perdebatan, yaitu seberapa banyak ancaman drone terhadap pesawat berawak karena pemerintah ingin memberikan izin bagi pesawat tak berawak tanpa merusak keselamatan pesawt berawak.

Melihat laporan di atas, ternyata drone memiliki ancaman serius terhadap keselamatan penerbangan berawak, Dengan jarak terdekat sekitar 50 kaki, bisa saja drone tertabrak atau pesawat berawak harus bermanuver untuk menghindari tabrakan yang akan membuat kenyamanan penumpang terganggu.

Sumber: Daily Mail