4 Faktor yang Membuat Pengguna Kembali ke Facebook

_69324447_facebookreuters

Pernah terpikir untuk meninggalkan Facebook untuk selamanya? Anda tidak sendiri. Banyak orang yang telah mencoba meninggalkan Facebook, menghapus akun, namun kemudian setelah beberapa waktu kembali lagi dan semakin ketagihan dengan Facebook. Apa kira-kira faktor yang membuat pengguna selalu kembali ke Facebook?

Para peneliti Cornell University menemukan empat alasan yang menunjukkan mengapa pengguna terus datang kembali, bahkan jika mereka telah bersumpah untuk tidak lagi menggunakan Facebook.

Peneliti Cornell University menganalisis lebih dari 5.000 survei untuk memahami apa yang membuat orang yang terhubung ke situs media sosial yang rencananya ingin mereka tinggalkan. Tindakan meninggalkan media sosial dan kemudian kembali lagi tersebut disebut social media reversion.

Dengan menggunakan data yang disediakan oleh 99daysoffreedom.com, para peneliti mampu untuk secara khusus menargetkan individu yang bersedia berjanji untuk menjauhkan diri dari situs Facebook.

Dengan mempelajari informasi ini peneliti menemukan empat fakta utama yang menyebabkan mereka kembali lagi ke Facebook meskipun sudah bersumpah untuk meninggalkannya selamanya. Fakta tersebut adalah sebagai berikut.

Pertama, mereka mengalami kecanduan. Mereka yang merasa kecanduan Facebook atau habit lebih mungkin untuk kembali setelah absen beberapa waktu. Salah satu peserta menjelaskan aspek kecanduan atau kebiasaan ini dengan mengatakan bahwa dalam 10 hari pertama, setiap kali ia membuka browser internet jari-jarinya akan secara otomatis pergi ke f‘.

Kedua adalah privasi dan pengawasan, yang menunjukkan pengguna yang merasa aktivitas mereka di situs Facebook sedang dipantau kurang mungkin untuk kembali. Sebaliknya mereka yang tidak peduli dengan privasi atau pengawasan akan selalu kembali setelah menyatakan meninggalkan Facebook.

Ketiga adalah mood atau suasana hati. Seberapa banyak pengguna menggunakan Facebook tergantung pada jenis suasana hati pengguna.

Keempat adalah bahwa pengguna Facebook cenderung untuk tidak login kembali jika mereka memiliki outlet media sosial lainnya untuk dikunjungi. Artinya, jika pengguna memiliki media sosial lain yang menjadi tujuan baru, mereka cenderung tidak kembali ke Facebook.

Dalam banyak kasus, pengguna kembali ke Facebook, tetapi mengubah cara mereka menggunakannya seperti menghapus aplikasi dari ponsel mereka, unfriending teman atau membatasi jumlah waktu yang mereka habiskan di Facebook.

Menurut Eric Baumer yang memimpin penelitian, hasil tersebut menunjukkan betapa sulitnya keputusan sehari-hari tentang penggunaan media sosial. Selain kekhawatiran atas kecanduan, orang enggan dengan perusahaan yang mengumpulkan, menganalisis dan berpotensi mendapatkan penghasilan dari informasi pribadi mereka.

Sumber: Daily Mail