Host Airbnb Diskriminasi Tamu Berdasarkan Nama

A picture shows the logo of online lodging service Airbnb displayed on a computer screen in the Airbnb offices in Paris on April 21, 2015. AFP PHOTO / MARTIN BUREAU (Photo credit should read MARTIN BUREAU/AFP/Getty Images)

Tamu Airbnb dengan stereotip nama kulit hitam mengalami kesulitan dalam melakukan pemesanan reservasi daripada rekan-rekan mereka yang kulit putih. Hal ini ditunjukkan oleh working paper dari para peneliti Harvard Business School.

Dengan menggunakan data dari 6.400 pesan yang dikirim oleh profil palsu yang melakukan booking di lima kota, para peneliti menemukan bahwa tamu Airbnb yang berada di bawah sistem perusahaan yang disetujui oleh host, booking mereka lebih mungkin disetujui jika mereka memiliki nama yang lebih erat kaitannya dengan orang kulit putih. Dengan mengendalikan faktor-faktor lain, para tamu dengan stereotip nama erat dengan kulit putih mendapat tanggapan positif sekitar 50 persen dibandingkan dengan 42 persen untuk rekan-rekan mereka yang kulit hitam.

Nama-nama tersebut diambil dari daftar nama yang diberikan kepada bayi yang lahir di Massachusetts antara tahun 1974 dan 1979. Nama-nama tersebut kemudian ditempatkan ke dalam survei dengan mengkategorikan ke dalam kelompok putih atau Afrika Amerika. Nama untuk kelompok kulit putih yang diuji dalam penelitian ini adalah Meredith O’Brien, sedangkan untuk kelompok kulit hitam adalah Rasheed Jackson.

Menyikapi temuan ini, perwakilan Airbnb mengatakan bahwa mereka  berkomitmen untuk membuat Airbnb sebagi salah satu yang paling terbuka, terpercaya, beragam, masyarakat transparan di dunia. Airbnb menyadari bahwa bias dan diskriminasi tantangan yang signifikan dan Airbnb menyambut kesempatan untuk bekerja dengan orang yang dapat membantu untuk mengurangi potensi diskriminasi di Airbnb.

Efek serupa telah ditemukan dalam studi dengan konteks yang lain. Platform pesaing, seperti Expedia dan Priceline tidak mengharuskan tamu untuk menyerahkan nama sehingga dengan demikian tidak memiliki masalah yang sama dalam hal diskriminasi. Menurut para peneliti, karena desain mereka, platform seperti Expedia dan Priceline tentu akan memiliki kesenjangan ras nol karena tidak memungkinkan bagi hotel untuk memutuskan apakah akan menerima calon tamu calon berdasarkan nama tamu.

Sumber: The Verge

Sumber Foto: Getty Images