Orang Amerika Ingin Privasi di Rumah daripada di Tempat Kerja

rsz_data-privacy

Rilis data terbaru dari Pew Internet mengungkapkan bahwa orang Amerika sering bersedia menyerahkan sebagian data pribadi untuk pertukaran dengan layanan gratis atau manfaat yang dirasakan. Faktor jenis data dan di mana data tersebut dibagi biasanya menjadi faktor penentu.

Orang Amerika dewasa paling mungkin merasa baik-baik saja jika privasi mereka dilanggar di tempat mereka bekerja dan lebih terbuka untuk berbagi data kesehatan dibandingkan jenis informasi lainnya.

Pew Internet memberikan enam skenario kepada 461 peserta jajak pendapat dan bertanya apakah tradeoff privasi setara dengan apa yang diperoleh kembali. Misalnya, satu skenario adalah kantor peserta jajak pendapat mengalami serentetan perampokan. Pada gilirannya, pemberi kerja  menginstal kamera keamanan resolusi tinggi dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pencuri.

Kamera tersebut akan dipertahankan selama perusahaan ingin dan dapat digunakan untuk mengukur kehadiran dan kinerja karyawan. Dari skenario tersebut, lima puluh empat persen responden mengatakan keamanan tambahan adalah tradeoff yang diterima untuk beberapa pengawasan, 24 persen mengatakan tidak bisa diterima, 21 persen mengatakan tergantung (kondisi), dan 1 persen sisanya menolak untuk menjawab.

Para peserta juga menerima  untuk berbagi catatan kesehatan dengan situs dalam pertukaran untuk dapat mengakses catatan kesehatan tersebut dan janji secara online. Lima puluh dua persen dari peserta merasa baik-baik saja dengan hal tersebut dan 26 persen mengatakan tidak.

Meskipun mayoritas peserta mengatakan mereka menerima pengawasan di kantor, mereka merasa sebaliknya dengan rumah mereka. Sebuah skenario yang diajukan mengatakan termostat cerdas yang murah dapat mempelajari zona suhu peserta dan gerakan di sekitar rumah mereka dalam rangka untuk menghemat tagihan energi. Namun, data tentang kegiatan dasar yang mereka lakukan di rumah dan ketika mereka bergerak dari kamar ke kamar akan dibagi dengan pembuat termostat. Atas skenario tersebut hanya 27 persen orang berpendapat bahwa tradeoff tersebut diterima, 55 persen mengatakan tidak.

Peserta juga tidak merasa nyaman berbagi data di situs media sosial untuk menerima iklan yang lebih tertarget, meskipun hasil yang diperoleh berupa terkoneksi  kembali dengan teman-teman lama. Dalam skenario tersebut 33 persen mengatakan pertukaran bisa diterima, dan 51 persen mengatakan tidak.

Tampaknya orang Amerika sangat menghargai privasi ketika mereka berada di rumah dan agak longgar ketika mereka berada di tempat kerja.

Sumber: Pew Internet via The Verge