Toko Bisa Lacak Pengguna Melalui Smartphone

469470324_d1

Badan pengawas data Inggris telah memperingatkan bahwa toko dapat melacak setiap gerakan dari pelanggan menggunakan ponsel dan menargetkan mereka dengan menggunakan perangkat lunak pengenalan wajah.

Teknologi yang telah tersedia dalam beberapa tahun terakhir dalam beberapa bentuk, mampu melacak smartphone menggunakan alat identifikasi unik yang disiarkan melalui Wi-Fi. Hal ini sama dengan yang digunakan oleh beacon yang melacak smartphone dengan menggunakan pengidentifikasi unik Bluetooth setiap smartphone ketika layanan komunikasi nirkabel diaktifkan.

Simon Rice dari Information Commissioner’s Office (Ico) mengatakan bahwa teknologi tersebut yang mulai diluncurkan di toko-toko, memungkinkan pengecer/toko menggunakan perjalanan pelanggan untuk membangun gambaran bagaimana orang biasanya menggunakan toko. Toko menggunakan alamat MAC dari smartphone yang dalam banyak kasus dapat terkait dengan individu tertentu.

Penggunaan teknologi ini tidak terbatas pada toko-toko. Teknologi ni telah diterapkan di bandara, hub transportasi dan bahkan jaringan Wi-Fi kota yang luas.

Perbedaan antara Bluetooth-tracking beacons dengan sistem pelacakan Wi-Fi adalah bahwa smartphone modern membiarkan Wi-Fi menyala, bahkan ketika dimatikan secara manual untuk konektivitas data sebagai cara untuk menunjukkan lokasi dengan tepat. Hal ini adalah bagian dari layanan triangulasi lokasi dengan GPS dan  jaringan selular yang bisa mempercepat posisi untuk pemetaan dan layanan yang tergantung lokasi lainnya.

Rice mengatakan bahwa bila teknologi jenis ini digunakan untuk menghasilkan statistik agregat tentang jumlah pengunjung harian atau untuk menghasilkan peringatan jika suatu daerah penuh sesak, hal tersebut bisa dilakukan dengan cara yang ramah privasi. Namun, teknologi ini juga mampu mengidentifikasi individu dan melacak gerakan mereka, yang akan mewakili penggunaan data pribadi.

Sistem CCTV pintar dan kamera pengenalan wajah juga mampu mengidentifikasi individu yang memungkinkan iklan seperti alat cukur akan ditargetkan pada pembeli laki-laki. Teknologi yang sama digunakan di web untuk menargetkan iklan di pengguna, berdasarkan perilaku dibandingkan wajah.

Rice menambahkan bahwa bahkan jika identifikasi individu bukan untuk tujuan yang dimaksudkan, implikasi dari analisis video cerdas untuk privasi, perlindungan data, dan hak asasi manusia lainnya masih signifikan.

Ico saat ini sedang menyusun pedoman tentang penggunaan teknologi sebagai bagian dari kelompok kerja internasional tentang perlindungan data di bidang telekomunikasi yang akan menginformasikan ke pembeli bahwa mereka sedang dilacak dan bahwa ada sistem pengenalan wajah yang digunakan di area tersebut.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: Getty Images