ICT Watch dan Komunitas Pramuka Bojonegoro Adakan Diskusi Internet Sehat

rsz_logo-ictwatch-id

ICT Watch menginisiasi diskusi dengan komunitas pramuka di Bojonegoro. Diskusi santai sambil minum kopi ini dihadiri oleh para anggota DKC Bojonegoro. DKC adalah organisasi/badan otonom Kwartir Cabang dengan anggota para Penegak dan Pandega yang bertugas membantu kwartir cabang dalam mengelola Pramuka Penegak dan Pandega di kabupaten/kota.

Dalam diskusi yang diselenggarakan di kedai Book Coffee Bojonegoro ini, ICT Watch menerima berbagai kabar dan tantangan bagi kaum muda Bojonegoro dalam berinternet. Para anggota DKC mengkhawatirkan dampak internet yang sudah menjadi kegiatan sehari-hari anak-anak, baik di kota maupun di desa. Sebelum diskusi dimulai, Andri Johandri dan Mataharitimoer sempat berbincang dengan anak-anak SD yang sedang bermain game online dengan laptopnya di kedai yang menyediakan koneksi WiFi tersebut. Salah seorang pelajar SD yang hadir di sana mengaku kadang-kadang terpapar konten negatif, melalui iklan di Facebook atau saat browsing.

Menanggapi paparan pengalaman dan tantangan berinternet oleh DKC Bojonegoro, Heru Tjatur menyampaikan bahwa internet bukan hanya berisi konten negatif. Sangat banyak konten positif yang bisa dimanfaatkan untuk belajar, riset, bekerja, berbisnis, bahkan untuk menciptakan kreasi-kreasi baru. Ia menjelaskan salah satu aplikasi yang didukung oleh CMS, yaitu PanduApps.

Andri Johandri mendemokan bagaimana dengan internet dan raspberry pi. ICT Watch bisa membuat beberapa teknologi sederhana yang dapat membantu masyarakat terutama di perdesaan. Frenavit Putra turut menjelaskan peluang bisnis dalam mengelola informasi pariwisata daerah dan bimbingan bisnis online kepada UKM, sedangkan Mataharitimoer menyampaikan bahwa organisasi pramuka sangat besar dan strategis jika mengambil peran positif yang disampaikan oleh ketiga pemapar sebelumnya. Ia pun mengingatkan bagaimana peran pramuka dalam menangkal isu radikalisme baik dalam ranah online maupun di lapangan.

Rincian Kegiatan:
13 Februari 2016, 19.30-22.00 wib
Tempat: Kedai Book Coffee Bojonegoro