McAfee Tawarkan Bantuan untuk Unlock iPhone

Phone-Key-640x360

Sebagaimana diketahui, pengadilan memerintah Apple untuk membuka enkripsi iPhone milik terduga teroris yang melakukan penembakan massal di San Bernardino. Perintah pengadilan ini kemudian ditolak oleh Apple karena Apple beranggapan melakukan unlock akan merusak privasi pengguna mereka.

Untuk memecahkan persoalan yang menemui jalan buntu tersebut, pencipta software antivirus McAfee, John McAfee menawarkan diri untuk memecahkan enkripsi pada iPhone milik pelaku teror di San Bernardino. McAfee mengatakan bahwa ia dan timnya akan melakukan hal tersebut tanpa bayaran atau gratis.

McAfee mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu selama tiga minggu untuk memecahkan enkripsi iPhone tersebut. Namun demikian, ahli keamanan Graham Cluley mengatakan kepada BBC bahwa ia skeptis terhadap klaim McAfee tersebut. Menurutnya, iPhone sangat sulit untuk di-hack dibandingkan dengan perangkat lainnya.

Cluley meragukan ide McAfee bahwa Ia bisa menggunakan rekayasa sosial untuk bekerja di luar pass code iPhone Sayeed Farook yang terkunci. Selain itu, ternyata FBI juga tidak tertarik dengan penawaran dari McAfee tersebut.

Dalam artikelnya, McAfee menyatakan bahwa ia sangat ingin untuk membuka kunci perangkat tersebut karena ia tidak ingin Apple dipaksa untuk menerapkan back doors sesuai dengan keinginan FBI. Back doors merupakan sebuah metode yang memungkinkan aparat keamanan seperti FBI bisa mengakses data pada perangkat terenkripsi.

Chief executive Apple Tim Cook sebelumnya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Apple tidak ingin bekerja sama dengan FBI untuk membuka enkripsi iPhone milik Syed Farook. Ia berpendapat bahwa mempekenalkan back doors akan membuat semua iPhone rentan terhadap peretasan oleh penjahat.

Sumber: BBC
Sumber Foto: Extrem Tech