Studi: Pengguna Tidak Peduli dengan Keamanan WiFi Publik

17ysl7qicvxifjpg

Avast Software pembuat software keamanan mobile dan PC terbesar di dunia mengungkapkan hasil dari percobaan hack koneksi WiFi yang mereka lakukan di Bandara Barcelona akhir pekan sebelum dimulainya Mobile World Congress untuk menunjukkan bagaimana seseorang benar-benar berisiko ketika berada di WiFi publik .

Percobaan hack yang dilakukan oleh peneliti keamanan Avast tersebut mengungkapkan bahwa ribuan pengunjung trade show tidak memperhatikan segi keamanan ketika mencari koneksi WiFi publik, mereka mempertaruhkan untuk dimata-matai dan di-hack oleh penjahat cyber.

Untuk percobaan, peneliti Avast mengatur jaringan WiFi di sebelah loket pendaftaran Mobile World Congress di Bandara Barcelona. Mereka menamai jaringan WiFi tersebut dengan Starbucks, Airport_Free_Wifi_AENA dan MWC Free WiFi. Dengan pengaturan perangkat mobile agar bisa terhubung ke SSID manapun secara otomatis, pengguna kadang-kadang mengabaikan ke jaringan mana mereka terhubung. Meskipun cara ini nyaman bagi banyak pengguna, fitur ini berisiko dimata-matai oleh penjahat cyber yang mendirikan jaringan WiFi dengan SSID umum. Selain itu, dengan jaringan WiFi yang tidak meminta password, lalu lintas web dapat dilihat oleh siapa pun.

Hanya dalam 4 jam, Avast melihat lebih dari 8 juta paket data dari 2.000 lebih pengguna. Untuk melindungi privasi pengguna, para peneliti mengamati data, tetapi tidak menyimpannya. Beberapa data yang berhasil diperoleh oleh Avast adalah sebagai berikut:

  1. 50,1 persen memiliki perangkat Apple, 43,4 persen memiliki perangkat Android, 6,5 persen memiliki perangkat Windows Phone.
  2. 61,7 persen mencari informasi di Google atau memeriksa email mereka di Gmail.
  3. 14,9 persen mengunjungi Yahoo.
  4. 2 persen mengunjungi Spotify.
  5. 52,3 persen telah memiliki aplikasi Facebook, 2,4 persen telah menginstal aplikasi Twitter.
  6. 1 persen menggunakan aplikasi kencan (Tinder atau Badoo).
  7. 63,5 persen Avast bisa melihat identitas perangkat dan pengguna.

Banyak orang mengakui bahwa berselancar di internet melalui WiFi terbuka tidak aman. Namun, beberapa dari orang-orang yang sama tidak menyadari bahwa perangkat mereka mungkin secara otomatis terhubung ke jaringan WiFi kecuali mereka menyesuaikan pengaturan mereka.

Untuk itu ada baiknya Anda mengecek pengaturan koneksi WiFi Anda. Jangan biarkan perangkat Anda bisa terhubung otomatis dengan koneksi WiFi yang tidak Anda ketahui keamanannya.

Sumber: Avast

Sumber Foto: Lifehacker