Adobe Rilis Patch Darurat untuk Flash Player

adobe-flash-player-guncellendi-b_640x360

Adobe merilis patch darurat untuk media flash player mereka guna menutup celah dalam perangkat lunak yang digunakan secara luas tersebut. Dalam security advisory mereka, Adobe mengatakan salah satu bug sedang aktif dieksploitasi dalam serangan ditargetkan yang jumlahnya terbatas.

Secara total, patch yang dirilis tersebut akan menutup 23 bug keamanan secara terpisah di Flash player.
Penyerang yang mampu menyalahgunakan lubang keamanan tersebut bisa mengambil alih komputer untuk mencuri data yang berguna atau memata-matai pemilik komputer.

Update yang diberikan oleh Adobe mendesak pengguna untuk menerapkan patch sesegera mungkin karena banyak masalah yang dinilai sebagai kritis atau tingkat tertinggi. Lubang keamanan yang ditemukan di Flash sebagaimana juga ditemukan pada program Adobe lainnya digunakan pada banyak platform dan perangkat yang berbeda. Perangkat yang berisiko melingkupi Windows, Mac dan komputer Linux serta ponsel yang menjalankan Android dan iOS.

Adobe telah diingatkan tentang adanya masalah dengan Flash player oleh banyak peneliti keamanan yang berbeda termasuk ahli di Google, Microsoft, Kaspersky Labs dan Alibaba. Banyak perusahaan keamanan sekarang merekomendasikan pengguna mencopot Flash player untuk terhindar menjadi korban lampiran berbahaya atau halaman web jebakan. Saat ini banyak perusahaan web telah berhenti menggunakan Flash dalam upaya untuk menggagalkan penyerang.

Beberapa perusahaan lain juga mengeluarkan patch keamanan besar minggu lalu. Update Firefox menutup 40 kerentanan terpisah, lebih dari 50% dari kerentanan tersebut dikategorikan kritis.
Selain itu, Google mengeluarkan update untuk Chrome antara lain menutup tiga lubang keamanan dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi. Microsoft juga mengeluarkan pembaruan keamanan rutin bulanan untuk menangani 13 masalah dalam beberapa program yang berbeda termasuk Internet Explorer dan Edge browser.

Sumber: BBC

Sumber Foto: tamindir.com