Facebook Hasilkan Uang dari Ekspresi Emosi Pengguna?

Facebook Privacy Myth Versus Reality

Di setiap media sosial, kita melihat adanya banyak emoticon yang yang digunakan untuk mengungkapkan emosi para penggunanya. Emoticon ini bentuknya lucu, imut-imut dan rasanya pas dengan emosi pengguna pawa waktu tertentu. Pertanyaannya selain untuk mengeskpresikan emosi pengguna apa manfaat emoticon atau emoji tersebut bagi media sosial seperti Facebook?

Menurut Madhumita Murgia, seorang penulis teknologi di The Telegraph, emosi adalah mata uang yang diperdagangkan oleh semua media sosial. Membuat pengguna merasa kuat (biasanya positif) emosinya dan berempati dengan orang lain secara online adalah senjata utama media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram karena media sosial tersebut dibangun di atas landasan untuk menghubungkan orang. Tujuan akhir semua media sosial tersebut adalah untuk membuat pengguna datang kembali agar bisa berhubungan dengan orang lain dengan hubungan yang lebih bermakna.

Hal tersebut tidak dibantah oleh Facebook yang mengatakan bahwa Facebook mempelajari mana komentar dan reaksi yang paling umum dan universal diekspresikan di Facebook, kemudian bekerja untuk merancang sebuah pengalaman yang elegan dan menyenangkandi sekitar pengguna.

Tidak itu saja, mulai tombol beru Like atau Share yang dilihat pengguna di seluruh Internet akan digunakan untuk melacak kunjungan pengguna ke setiap halaman web yang menampilkan tombol tersebut bahkan jika pengguna tidak mengklik tombol tersebut. Facebook akan menggunakan data yang dikumpulkannya untuk membangun data rinci kebiasaan browsing pengguna, melihat secara rinci setiap situs yang dikunjungi.

Tombol baru yang diperkenalkan Facebook beberapa hari yang lalu akan melayani tujuan ganda. Mereka akan memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan diri lebih bebas di Facebook, tetapi secara bersamaan juga akan mengaktifkan Facebook dan pengiklan untuk mengetahui bagaimana kampanye, produk dan profil mereka yang benar-benar pengguna rasakan sehingga bisa menargetkan pengguna lebih baik.

Ini artinya semakin sering pengguna menggunakan tombol tersebut, gambaran tentang mereka yang dibangun oleh Facebook akan semakin detail. Gambaran tersebut tentu saja berupa data yang dapat dijual ke pihak ketiga terutama para pengiklan sehingga menjadi pemasukan yang nilainya semakin hari semakin besar bagi Facebook.

Sumber: The Telegraph