Hacker Dituntut Hukuman Penjara 50 Tahun

022213_dcl_hacker_640

Seorang pria Turki diduga telah mendalangi pencurian lebih dari  55 juta dollar AS telah mengaku bersalah di pengadilan AS. Ercan Findikoglu diyakini melakukan serangan terkoordinasi dengan menggunakan teknik mule untuk menarik uang dari mesin ATM di seluruh dunia. Jaksa AS mengatakan serangan hack pada tiga perusahaan pemrosesan pembayaran membuat terjadinya pencurian yang luas. Ercan Findikoglu menghadapi hukuman penjara dengan potensi hukuman lebih dari 50 tahun.

Teknik mule ini terjadi bila penyerang memperoleh akses ke jaringan komputer sehingga memungkinkan mereka meningkatkan saldo dan menghapus batas penarikan kartu debit. Kartu yang telah disalin kemudian digunakan untuk menarik uang melalui mesin ATM dalam serangkaian operasi terkoordinasi yang dilakukan antara tahun 2010 dan 2013. Dalam satu serangan pada bulan Februari 2013, komplotan yang bekerja di New York menarik lebih dari 2,4 juta dollar AS dari 3.000 mesin ATM dalam waktu 11 jam.

Salah satu operasi komplotan tersebut dilakukan setelah kartu yang diterbitkan oleh JP Morgan Chase untuk membantu Palang Merah Amerika dalam rangka mengumpulkan uang untuk bantuan bencana. Findikoglu mengaku bersalah untuk beberapa tuduhan, termasuk konspirasi intrusi komputer untuk memimpin kegiatan hacking secara besar-besaran.

Jaksa AS Robert Capers dalam sebuah pernyataan mengatakan dengan melakukan hacking ke dalam jaringan komputer dari lembaga keuangan global, terdakwa dan rekan-konspiratornya mampu mendatangkan malapetaka terhadap sistem keuangan dunia dengan secara bersamaan menarik puluhan juta dollar.

Sumber: BBC