Hacker Incar Pengguna yang Salah Eja Situs

Hackers0_2568369b

Pengguna dari situs populer seperti Google, Netflix dan Trip Advisor harus berhati-hati ketika mengeja alamat web agar tetap aman saat online. Hal ini dikatakan oleh pakar keamanan. Peringatan tersebut muncul setelah lonjakan pendaftaran nama domain salah eja yang dapat digunakan untuk typosquatting salah satu bentuk cybercrime yang digunakan hacker untuk menipu pengguna internet yang tidak curiga dengan kesalahan ketik yang mereka lakukan.

Para pendaftar alamat salah eja tersebut mendaftarkan alamat yang terlihat seperti situs asli  yang populer, tetapi mengandung kesalahan, termasuk huruf yang diulang seperti googgle.com, googlw.com dan googel.com.

Sekali mereka menipu pengguna agar mengunjungi situs palsu, mereka bisa menyebabkan pengguna mendownload virus atau memasukkan informasi pribadi dengan cara spoofing atau menyalin desain situs yang sah.

Baru-baru ini perusahaan keamanan asal AS Endgame menemukan pendaftaran palsu yang memanfaatkan kesalahan ejaan dari .com. Para ahli keamanan menemukan lonjakan jumlah situs populer terdaftar dengan domain .om domain dari Oman, termasuk bbc.omnetflix.om dan twitter.om. Secara total, mereka menemukan sebanyak 334 brand terkenal telah terdaftar dengan domain .om sejak Februari 2016 yang hanya 15 di antaranya merupakan perusahaan resmi.

Salah satu situs resmi yang ditemukan adalah netflix.om yang diarahkan beberapa kali sebelum mendarat pada halaman download Flash Updater. Halaman tersebut tampak resmi, menurut para peneliti dan mendorong mereka untuk men-download versi terbaru dari perangkat lunak video streaming yang sebenarnya berbahaya.

Sumber: The Telegraph