Karyawan Snapchat Kirimkan Data Rekan Kerja ke Penyerang

snapchat

Karyawan saat ini dan mantan karyawan Snapchat berisiko data pribadi mereka dikompromikan setelah salah satu rekan kerja mereka menjadi korban email phishing. Penyerang yang berpura-pura menjadi CEO Snapchat Evan Spiegel tersebut meminta informasi penggajian karyawan. Spesialis penggajian tidak menyadari email tersebut adalah scam dan kemudian mengirimkan data informasi penggajian saat ini dan mantan karyawan.

Snapchat tidak menyebutkan informasi apa saja yang telah dikirimkan ke penyerang tersebut, namun bisa saja nomor Jaminan Sosial, alamat, rincian bank, dan informasi identitas lainnya. Snapchat belum menanggapi permintaan untuk komentar tentang informasi apa yang dikompromikan dan berapa banyak karyawan yang terkena dampak serangan tersebut. Posting blog Snapchat hanya menyatakan bahwa tidak ada data pengguna dikompromikan dan server Snapchat ini tetap aman. Snapchat telah melaporkan kejadian tersebut ke FBI.

Ini bukan pengalaman pertama Snapchat dengan serangan cyber. Lebih dari 4 juta nama pengguna dan nomor telepon bocor secara online pada tahun 2014 setelah hacker mengatakan perusahaan tidak begitu serius terhadap kerentanan sistem mereka.

Sumber: Techcrunch via The Verge