Waktu Bermain Anak di Luar Rumah Semakin Sedikit

stock-video-60707738-children-playing-ball-games-with-a-parachute

Bagaimana kalau waktu di luar tahanan di penjara dengan penjagaan maksimum lebih banyak dibandingkan anak-anak di rumah?

Tidak mudah untuk menjawabnya. Namun, berdasarkan penelitian Unilever, kini anak-anak menghabiskan waktu di luar rumah lebih sedikit daripada tahanan di penjara dengan penjagaan maksimum. Padahal semestinya anak-anak harus memiliki waktu bermain di luar rumah yang lebih besar.

Untuk kepentingan brand mereka, Unilever sengaja menjadi komisioner sebuah studi independen baru yang melihat seberapa banyak waktu yang dihabiskan anak-anak di luar rumah. Unilever sengaja menyoroti statistik yang ditemukan oleh studi tersebut bahwa narapidana, orang-orang dengan sedikit kebebasan di dunia, menghabiskan waktu lebih banyak di luar daripada anak-anak yang bermain di luar rumah.

Selama satu dekade terakhir, permainan anak-anak menjadi semakin digital. Meskipun umumnya disepakati ada banyak manfaat untuk penggunaan teknologi bagi anak-anak, hampir delapan dari sepuluh orang tua (78%) yang mengambil bagian dalam studi ini, mengatakan anak-anak mereka sering menolak untuk bermain tanpa keterlibatan beberapa bentuk teknologi. Sebuah jumlah yang sama (80%) melaporkan anak mereka lebih suka bermain olahraga virtual pada layar di dalam rumah daripada olahraga sebenarnya di luar. Meskipun teknologi ini bukan satu-satunya penyebab menurunnya waktu bermain ana-anak di luar rumah, namun tentu patut diperhatikan apa yang terjadi saat ini akibat keberadaan teknologi seperti smartphone dan tablet.

Orangtua saat ini pasti merasakan bahwa anak mereka kurang begitu suka bermain di luar rumah. Anak-anak cenderung lebih suka menonton televisi, menggunakan smartphone atau tablet atau bermain dengan konsol game. Anak-anak jadi kurang suka bersosialisasi sesama mereka karena ketergantungan mereka ke benda-benda tersebut. Jikapun anak mau bermain di luar rumah, mereka cenderung membawa perangkat yang mereka sukai. Padahal tujuan bermain di luar rumah bukan hanya sekadar bermain, tetapi juga bersosialisasi.

Sumber: Fast Company

Sumber Foto: iStock