Data Pengguna Situs Kencan Beautiful People Dijual Online

Beautiful-640x360

Data yang dicuri dari situs kencan yang ditujukan hanya untuk orang-orang cantik telah diperdagangkan secara online. Rincian lebih dari satu juta anggota termasuk berat badan mereka, tinggi, pekerjaan, dan nomor telepon ditemukan tidak terenkripsi secara online pada bulan Desember 2015 dan kini telah dijual di pasar gelap. Data yang diperdagangkan tersebut merupakan data milik anggota yang bergabung sebelum Juli 2015 dan tidak ada password atau informasi keuangan yang dimasukkan.

Peneliti keamanan Chris Vickery yang pada awalnya menemukan data tersebut mengatakan bahwa Beautiful People bertindak cepat setelah diberitahu, tetapi kemudian data sudah terlanjur dijual online.

Menurutnya data dipublikasikan secara terbuka tanpa perlindungan apa pun. Beautiful People awalnya mengklaim konten tersebut dari server tes, tetapi Vickery mengatakan data tersebut asli. Tidak peduli, apakah itu berasal dari database test atau bukan, tidak ada bedanya karena data tersebut asli. Seorang peneliti kedua telah mengidentifikasi kelemahan yang sama pada hari yang sama.

Beautiful People dalam sebuah pernyataan mengatakan data tersebut melibatkan anggota yang bergabung sebelum pertengahan Juli 2015. Tidak ada data pengguna yang lebih baru yang bergabung setelah pertengahan Juli 2015 dan seterusnya.

David Emm, peneliti keamanan utama di Kaspersky Lab mengatakan bahwa saat ini karena data dipublikasikan ke publik, penjahat dunia maya memiliki kesempatan untuk menggunakan informasi ini untuk mencuri identitas pribadi.

Perlu diketahui, situs kencan Beautiful People memiliki cara yang berbeda dibandingkan dengan situs kencan lainnya. Orang yang berharap untuk bergabung dengan situs Beautiful People mengirimkan foto-foto mereka yang kemudian dinilai oleh anggota yang merupakan lawan jenis selama 48 jam. Jika mereka mendapatkan cukup suara positif, mereka kemudian diberikan keanggotaan. Beautiful People mengklaim lebih dari 700 pernikahan telah terjadi di antara orang-orang yang bertemu di situsnya.

Sumber: BBC

Sumber Foto: themarysue.com