Spotify Bantah Serangan Hacker

spotify-640x360

Spotify membantah isu bahwa mereka diretas setelah rincian pengguna, termasuk password dan nama pengguna diposting online. Ratusan rincian akun termasuk negara di mana akun terdaftar, jenis akun, dan kapan perpanjangan otomatis akun diupload ke situs Pastebin dalam apa yang disebut sebagai pelanggaran keamanan. Namun, Spotify mempertahankan bahwa hal tersebut merupakan akses tidak sah dan memonitor situs seperti Pastebin untuk memeriksa pelanggaran tersebut.

Juru bicata Spotify mengatakan bahwa Spotify tidak (belum) di-hack dan catatan pengguna aman. Spotify memantau Pastebin dan situs lainnya secara teratur. Bila  menemukan identitas (pengguna) Spotify, pertama Spotify akan memverifikasi bahwa mereka adalah otentik dan jika otentik Spotify segera memberitahukan pengguna yang terkena dampak untuk mengubah password mereka.

Meskipun Spotify membantah di-hack, beberapa pengguna yang rinciannya ada di Pastebin mengatakan kepada  TechCrunch bahwa playlist mereka telah diakses dan dalam beberapa kasus password dan email terkait diubah. Secara teknis, siapa pun yang memperoleh kredensial pengguna bisa melakukannya karena orang cenderung menggunakan nama pengguna yang sama di beberapa akun, namun tetap sangat tidak mungkin.

Ini bukan pertama kalinya Spotify telah menjadi target hacker. November tahun lalu, beberapa ratus alamat email dan password pengguna Spotify dipublikasikan secara terbuka. Pada bulan Mei 2014 hacker memperoleh akses masuk ke sistem platform dan mencoba untuk mengakses data pengguna. Hanya satu data yang Spotify pengguna diakses meskipun tidak termasuk password, informasi keuangan atau pembayaran. Spotify mengatakan bahwa mmereka telah menghubungi pengguna.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: cheatsheet.com