Studi: Ad Blocker Merusak Internet

18heaxcin3me2jpg

Blocker iklan tidak hanya memblokir iklan di internet, mereka benar-benar membuat website atau situs rusak seperti British Airways dan Vodafone. Hal ini ditemukan oleh studi terbaru. Menurut tes yang dilakukan terhadap 100 situs yang paling populer di Inggris, blocker iklan tidak hanya memblokir pop-up, tetapi sengaja merusak bagian yang berguna dari sebuah situs web, seperti layar check-in maskapai penerbangan atau halaman order pelacakan ritel. Jika pengguna browsing dengan ad blocker terpasang, yang terlihat adalah pesan kesalahan atau sepotong bagian yang hilang di layar, namun tidak ada penjelasan untuk apa yang ada di baliknya.

Studi yang dilakukan oleh Oriel, perusahaan yang berbasi di London para peneliti menguji 24 blocker iklan umum, termasuk Adblock, Adblock Plus dan uBlock Origin pada berbagai situs web populer termasuk BA, Aer Lingus, RyanAir, Vodafone, P & G dan Land Rover.

Aidan Joyce, CEO Oriel mengatakan bahwa baginya hal tersebut dipicu oleh kenyataan yang dialaminya ketika ia tidak bisa check in di situs British Airways. Aidan dan timnya menemukan bahwa perangkat lunak mencegah pengguna check in online di situs British Aiarways dan RyanAir karena diblokir ad blocker. Hal yang tidak mengenakkan adalah bahwa pengguna tidak diberitahu bahwa pemblokir iklan aktif, pengguna hanya mendapatkan pesan kesalahan.

Mereka juga menemukan bahwa blocker iklan mencegah mereka dari melacak pengiriman pesanan di situs Vodafone dan memblokir video di situs Land Rover. Menurut Oriel, blocker iklan sering cenderung sebagai alat yang tumpul yang tanpa pandang bulu menghapus kode berbahaya yang tidak terkait dengan iklan.

Efek yang ditimbulkannya bervariasi, mulai dari masalah kecil hingga ke masalah yang dapat membuat situs tidak berfungsi bagi pengguna, bahkan ketika iklan tidak ada di situs tersebut. Beberapa ekstensi browser yang lebih agresif seperti uBlock Origin benar-benar memiliki daftar filter situs anti blokir iklan.
Misalnya, media situs yang sah mencoba untuk menjangkau pengunjung dan meminta mereka untuk memungkinkan iklan terlihat, situs ini akan disaring dan secara otomatis pesan permintaan mereka diblokir.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: Life Hacker