Texting While Walking Mungkin Dihukum Penjara

abc_texting_while_walking_grabs7_jt_120513_wmain

Sangat banyak pengguna smartphone yang melakukan texting sambil berjalan. Berbagai kegiatan (tidak hanya texting) dilakukan pengguna, misalnya mendengarkan musik, membalas email atau bahkan menonton video. Namun jika sebuah usulan hukum baru di setujui di New Jersey, pelaku texting mungkin akan didenda 50 dollar AS atau penjara selama 15 hari.

Para ahli mengatakan distracted walking (karena pengguna melakukan texting) adalah masalah yang sedang berkembang karena orang dari segala usia menjadi lebih bergantung pada perangkat elektronik untuk hal-hal pribadi dan profesional. Mereka juga mencatat bahwa kematian pejalan kaki telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2005, 11% dari semua kematian di AS melibatkan pejalan kaki, namun jumlah tersebut naik menjadi 15% pada tahun 2014.

Peningkatan kematian pejalan kaki ini membuat negara-negara bagian di AS memperkenalkan undang-undang yang menargetkan pejalan kaki dan atau pesepeda. Misalnya, undang-undang yang masih dalam status tertunda di Hawaii akan mendenda seseorang sebesar 250 dollar AS jika menyeberang jalan sambil mengoperasikan perangkat elektronik.

Douglas Shinkle, transportation program director for the National Conference of State Legislatures mengatakan bahwa sejauh ini, tidak ada negara telah memberlakukan undang-undang yang secara khusus menargetkan distracted bicyclists atau pejalan kaki. Namun dia menambahkan bahwa beberapa negara bagian terus memperkenalkan undang-undang setiap tahun.

Contoh terbaru adalah yang diperkenalkan oleh Pamela Lampitt,  New Jersey assemblywoman.  Ia mengusulkan aturan yang melarang berjalan sambil texting dan membatasi pejalan kaki menggunakan perangkat komunikasi elektronik di jalan umum kecuali menggunakan hands-free. Pelanggaran atas aturan tersebut akan didenda hingga  50 dollar AS, 15 hari penjara atau keduanya yang merupakan hukuman yang sama dengan menyeberang jalan pada tempat yang tidak dibolehkan. Setengah dari denda yang dikumpulkan akan dialokasikan untuk pendidikan keselamatan tentang bahaya berjalan sambil texting.

Bila kita lihat, perilaku texting while walking ini tidak hanya mewabah di AS, tetapi juga di negara-negara lain termasuk di Indonesia. Texting while walking sering mengakibatkan cedera atau peristiwa lain, misalnya masuk got karena tidak memperhatikan jalan di depannya. Bisa juga terjadi hal yang fatal, misalnya kematian karena terjadi tabrakan. Oleh karena itu, tentu saja sebaiknya Anda tidak melakukan texting while walking.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: ABC News