Universitas Bayar Konsultan untuk Mengubur Hasil Pencarian

rgoogle

UC Davis, universitas yang melakukan semprotan merica kepada siswa yang berdemo pada tahun 2011 yang lalu membayar konsultan lebih dari 175.000 dollar AS untuk mengubur hasil pencarian online tentang insiden tersebut. Pada saat itu, polisi menyemprotkan pepper spray dari jarak dekat kepada siswa yang melakukan protes.

Universitas tersebut kemudian menyewa konsultan untuk menghapus referensi tentang insiden tersebut dalam hasil pencarian. UC Davis mengatakan ingin agar reputasi universitas tetap terjaga secara adil.

Video dari insiden yang telah dilihat jutaan kali menunjukkan seorang polisi menyemprotkan lada dari jarak dekat kepada siswa yang memprotes secara damai di kampus universitas. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada saat itu, university Chancellor Linda Katehi mengatakan ia sangat sedih dengan acara tersebut dan mengambil tanggung jawab penuh atas insiden, namun menolak untuk mengundurkan diri ketika ditantang oleh asosiasi staf akademik universitas.

Dokumen yang dirilis setelah penyelidikan oleh koran lokal Sacramento Bee menemukan bahwa universitas menyewa konsultan Nevins & Associates pada 2013 untuk menghilangkan hasil pencarian di mesin pencari Google.  Kampanye tersebut juga dirancang untuk menghilangkan hasil pencarian negatif tentang Katehi.

Dokumen menyatakan bahwa hal tersebut dapat dicapai dengan membanjiri internet dengan konten bersentimen positif dan di luar dari topik yang diperdebatkan serta usulan menyediakan konten pada layanan Google sendiri yang akan muncul lebih tinggi dalam hasil pencarian perusahaan.

Sumber: BBC