Facebook Harus Hadapi Gugatan Privasi Terkait Photo Tagging

cbsn0210facebook-auto-tag-smart342818640x360

Hakim federal San Francisco menolak permintaan Facebook untuk membatalkan gugatan terhadap fitur photo tagging Facebook yang menggunakan teknologi pengenalan wajah dan menyerang privasi pengguna. AS Hakim Distrik James Donato memperbolehkan kasus tersebut untuk bergerak maju di bawah hukum Illinois yang melarang mengumpulkan dan menyimpan data biometrik tanpa persetujuan eksplisit.

Putusan pengadilan mengatakan bahwa pengadilan menerima tuduhan bahwa teknologi pengenalan wajah Facebook melibatkan scan  geometri wajah yang dilakukan tanpa sepengetahuan penggugat. Facebook meluncurkan fitur photo tagging pada tahun 2010 yang secara otomatis menyesuaikan nama ke wajah dalam foto yang diunggah ke jejaring sosial Facebook.

Pada tahun 2008, Illinois mensahkan Biometric Information Privacy Act yang mengharuskan perusahaan untuk mendapatkan persetujuan dari konsumen sebelum mengumpulkan atau menyimpan data biometrik, termasuk faceprints yang digunakan perusahaan seperti Facebook dan Google untuk mengidentifikasi orang dalam foto.

Dalam kasus terhadap Facebook, penggugat mengatakan mereka tidak pernah memberi izin untuk Facebook untuk menggunakan wajah mereka sebagai pengidentifikasi biometrik. Facebook berargumen bahwa photo tagging mengungkapkan persyaratan layanan dan pengguna dapat memilih keluar dari fitur tersebut setiap saat. Facebook juga berpendapat bahwa hukum Illinois tidak berlaku karena faceprints diambil dari foto.

Sumber: CNBC

Sumber Foto: CBS News