Hacker Harus Bayar 6,9 Juta Dollar AS

rsz_cyber-security-2

Seorang hacker yang kreasinya berhasil mencuri detail rekening bank dari lebih dari satu juta komputer di seluruh dunia telah diperintahkan untuk membayar uang senilai 6,9 juta dollar AS. Nikita Kuzmin seorang hacker dari Rusia adalah salah satu dari tiga arsitek virus Gozi yang menginfeksi komputer melalui file PDF. Orang tanpa sadar menginstal virus tersebut pada komputer mereka dengan mendownload file PDF yang mereka terima yang relevan dengan kepentingan mereka. Pihak berwenang pertama kali mengidentifikasi Gozi pada tahun 2007, tetapi pada saat pihak berwenang menyelidiki, Kuzmin dan para pengikutnya sudah menyedot jutaan dolar dari rekening korban.

Ahli komputer FBI mengidentifikasi server yang berisi rincian sebanyak 10.000 rekening bank yang dicuri dari 5.200 komputer, 160 rekening di antaranya milik NASA. Selain mencuri uang sendiri, Kuzmin juga menyewakan virus Gozi untuk hacker lainnya seharga 500 dollar AS seminggu. Dia memperoleh uang senilai 250.000 dollar AS dari usaha tersebut. Namun, demikian Kuzmin mau bekerja sama dan membantu pemerintah melakukan investigasi terhadap pelaku yang lain ketika ia berada di penjara selama 37 bulan pada tahun 2011. Atas bantuan dan kerja samanya tersebut Kuzmin tidak dijatuhi hukuman penjara tambahan.

Menurut jaksa, Kuzmin dan dua temannya mengembangkan malware komputer yang disebut Gozi Virus yang memungkinkan mereka mencuri uang dari rekening bank di AS dan Eropa dan menyebabkan kerugian puluhan juta dolar. Jaksa Nicole Friedlander mengatakan kepada hakim Kuzmin dimotivasi oleh keserakahan dan setelah mencuri uang orang lain dengan virus, ia menghabiskan uang curian tersebut dengan membeli mobil sport mewah serta wisata mewah dan hiburan di Eropa dan Rusia.

Sumber: Engadget, Bloomberg