Jengkel kepada Guru, Siswa Tutup 444 Situs Sekolah

022213_dcl_hacker_640

Seorang siswa sebuah sekolah di Jepang yang tidak puas kepada gurunya tengah menghadapi tuduhan karena diduga menutup 444 situs sekolah untuk mengingatkan guru terhadap ketidakbecusan mereka. Siswa laki-laki berusia 16 tahun tersebut dilaporkan meluncurkan serangan cyber terhadap Dewan Pendidikan Osaka dengan melakukan hacking ke server dewan pendidikan Osaka sebelum menutup ratusan website sekolah di seluruh wilayah.

Insiden yang berlangsung pada bulan November tahun lalu tersebut terjadi ketika siswa tersebut masih berusia 15 tahun. Serangan tersebut merupakan serangan maya pertama terhadap pemerintah daerah di Jepang. Setelah penyelidikan polisi atas insiden itu, siswa tersebut ditangkap dan didakwa dengan tuduhan obstruction of business. Polisi juga menyita komputer dan buku tentang hacking miliknya.

Misi hacking siswa tersebut didorong oleh keinginan untuk menyoroti ketidakmampuan gurunya. Siswa tersebut mengatakan bahwa ia benci bagaimana guru berbicara kepada siswa dan tidak pernah membiarkan siswa mengekspresikan diri. Dengan serangan tersebut ia akan mengingatkan mereka dari ketidakmampuan mereka sendiri.

Hukuman untuk insiden obstruction of business adalah denda 500.000 yen atau penjara maksimal tiga tahun, meskipun kelonggaran bisa diharapkan karena usianya yang masih sangat muda.

Sumber: The Telegraph