Kelompok Hacker Rusia Ditangkap karena Mencuri 25 Juta USD

hacker_3010448b

Rusia telah menangkap sebanyak 50 orang yang dituduh menggunakan malware untuk mencuri uang lebih dari 25 juta dollar AS. Kelompok tersebut diduga menyuntikkan malware ke situs yang kemudian memberi mereka akses ke PC korban dan dari sana ke rekening bank mereka. Trik teknis yang digunakan oleh hacker membuat sulit perangkat lunak keamanan untuk menemukan kode berbahaya apabila komputer telah dikompromikan.

Penangkapan tersebut diyakini sebagai penangkapan terbesar terhadap hacker di Rusia. Menurut dokumen FSB, pihak berwenang Rusia melakukan penggerebekan di 15 daerah di seluruh Rusia untuk menangkap semua anggota kelompok hacker tersebut. Sebagai hasil penggerebekan tersebut disita banyak peralatan komputer bersama dengan alat komunikasi, kartu bank dengan nama palsu, dan juga dokumen keuangan serta sejumlah besar uang tunai yang mengkonfirmasi aktivitas ilegal mereka.

Kelompok hacker tersebut diyakini telah mencuri uang tunai dengan menggunakan trojan berbahaya yang disebut Lurk yang menyerang beberapa situs paling populer di Rusia. Siapa pun yang mengunjungi situs yang terinfeksi malware Lurk akan terjebak. Setelah PC korban dikompromikan, malware kemudian akan mendownload software tambahan yang akan memberikan pencuri cyber akses remote ke komputer. Lurk digunakan untuk mencuri nama login dan password untuk akun bank online. Secara khusus, hacker menargetkan rekening  di Sberbank, salah satu bank terbesar di Rusia.

Lurk mulai menyerang bank sekitar satu setengah tahun yang lalu. Sebelumnya program jahat tersebut menargetkan berbagai sistem perusahaan dan konsumen. Penangkapan tersebut membuat kerugian bisa dikurangi. Jika tidak diperkirakan lebih dari 30 juta dollar AS uang yang dicuri dari bank.

Sumber: BBC