Mengapa Orang Menutupi Kamera Laptop?

457994631

Selama setengah dekade terakhir, industri teknologi telah berlomba untuk membangun kamera yang lebih baik di hardware yang digunakan setiap hari. Artinya kamera tersebut tidak hanya bagus dari sisi kualitas gambar yang dihasilkan, tetapi juga digunakan untuk kepentingan lain, misalnya untuk memata-matai. Namun aksi mata-mata tersebut telah mengilhami sebuah industri rumahan yang aneh, yaitu stiker murah dan slide plastik bermerek yang dirancang untuk menutupi kamera depan pada ponsel, laptop dan bahkan televisi.

Selama bertahun-tahun, para peneliti keamanan telah menunjukkan bahwa hacker dapat membajak kamera untuk memata-matai siapa yang ada di ujung kamera tersebut. Peringatan tersebut akhirnya menjadi kenyataan pada bulan lalu saat direktur FBI, James Comey mengatakan bahwa ia meletakkan sepotong pita di atas kamera karena ia melihat seseorang lebih pintar darinya punya sepotong pita di atas kameranya. Ini artinya, bahkan direktur FBI khawatir kameranya dibajak sehingga ia menghalangi kamera tersebut dengan sepotong pita.

Menutup kamera bukan hal baru bagi mereka yang tahu bahwa internet selalu diawasi. Eva Galperin, seorang analis kebijakan untuk Electronic Frontier Foundation mengatakan bahwa sejak membeli laptop pertama dengan kamera built-in pada layar pada tahun 2007, ia sudah menutupi kamera yang ada di laptop tersebut. Kemudian EFF mulai mencetak stiker webcam sendiri pada tahun 2013, serta menjual dan membagi-bagikan stiker kamera yang berbunyi:

These removable stickers are an unhackable anti-surveillance technology.

Pertanyaannya, apakah ini hanya paranoid?

Hal yang pasti ini bukan fiksi ilmiah. Para peneliti pada tahun 2013 menunjukkan bagaimana mereka bisa mengaktifkan kamera Macbook tanpa memicu lampu berwarna hijau menyala. Sepasanga kekasih mengaku bahwa hacker memposting video saat mereka berhubungan badan setelah meretas TV pintar mereka. Catatan pengadilan federal menunjukkan bahwa FBI juga mengetahui bagaimana menggunakan kamera laptop untuk memata-matai pengguna.

Jadi, apakah Anda akan menutup kamera depan ponsel, kamera di laptop atau kamera di televisi pintar Anda? Terserah Anda tentunya.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: Getty Images