NSA akan Eksploitasi Internet of Things

130606191546-nsa-logo-story-top

Badan Keamanan Nasional AS (NSA) sedang meneliti peluang untuk mengumpulkan data intelijen lain, termasuk kemungkinan memanfaatkan perangkat biomedis yang terhubung ke internet seperti alat pacu jantung. Menurut Richard Ledgett, wakil direktur NSA, NSA  sedang melihat kepada kemungkinan tersebut saat ini.

Menurutnya perangkat biomedis bisa menjadi sumber informasi baru bagi NSA, meskipun ia menambahkan bahwa ada cara yang lebih mudah untuk melacak teroris luar negeri dan agen intelijen asing. Ketika ditanya apakah seluruh lingkup Internet of Things yang berjumlah miliaran perangkat yang saling berhubungan akan menjadi mimpi buruk keamanan atau bonanza sinyal intelijen, ia menjawab keduanya. Ini artinya Internet of Things tersebut bisa menjadi mimpi buruk NSA sekaligus ladang baru untuk pengumpulan data intelijen.

Ketika NSA sedang mengeksploitasi perangkat baru yang berbeda, NSA harus memprioritaskan sumber daya mereka yang biasanya berfokus pada orang jahat teknologi daripada gadget populer di AS. Itulah sebabnya NSA tidak dapat membantu FBI dalam mengeksploitasi iPhone penembak San Bernardino.

Ledgett bukan satu-satunya pejabat intelijen yang mengidentifikasi Internet of Things sebagai peluang untuk memata-matai secara global. Direktur Intelijen Nasional AS sendiri mengatakan dalam dengar pendapat dengan Senat pada bulan Februari yang lalu bahwa perangkat yang saling berhubungan dapat berguna untuk identifikasi, pengawasan, pemantauan, pelacakan lokasi, dan penargetan untuk perekrutan, atau untuk mendapatkan akses ke jaringan atau kredensial pengguna.

Sumber: The Intercept