Studi: Pengguna Bosan dengan Facebook dan Instagram

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pengguna internet yang malu publisitas mulai meninggalkan Facebook dan Instagram menuju aplikasi yang lebih pribadi seperti WhatsApp dan Telegram. Penelitian, yang menganalisis waktu yang dihabiskan untuk empat aplikasi jaringan sosial termasuk Facebook, Instagram, Twitter dan Snapchat, menemukan bahwa Instagram menunjukkan penurunan terbesar dalam penggunaan global, yaitu turun 23,7 persen tahun ke tahun. Berikutnya yang mengalami penurunan adalah penggunaan Twitter yang turun 23,4 persen, Snapchat 15,7 persen dan Facebook dengan 8 persen.

Twitter adalah yang paling kurang populer dari semua aplikasi, sementara Facebook paling digunakan, di mana pengguna menghabiskan rata-rata 34 menit di aplikasi per hari. Saingan terdekat Facebook adalah Instagram yang digunakan pengguna selama 17 menit per hari.

Di Inggris, Instagram mengalami penurunan terbesar dalam penggunaan selama setahun terakhir, sementara Snapchat luar biasa populer di mana pengguna Inggris adalah ketiga yang paling produktif, rata-rata menghabiskan 15 menit di aplikasi chat tersebut setiap hari.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti di perusahaan analisis web SimilarWeb melacak aktivitas di ratusan ribu ponsel Android dari Januari sampai Maret 2016 dan membandingkannya dengan periode yang sama di tahun 2015. Pengguna anonim yang diteliti berasal dari sembilan negara, termasuk Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Australia, India dan Brasil.

Terdapat dua alasan untuk penurunan tersebut. Pertama, adanya aplikasi yang lebih kecil, aplikasi media sosial yang lebih niche seperti aplikasi livestreaming  seperti Periscope dan aplikasi chat terenkripsi Telegram yang bersaing untuk perhatian pengguna. Penggunaan Telegram di Inggris naik dari 17 menit tahun lalu menjadi 24 menit yang artinya tumbuh lebih dari 40 persen.

Kedua adanya kecenderungan privasi dan ke arah komunikasi lebih individual. Contoh terbaik adalah pertumbuhan Telegram. Demikian juga dengan aplikasi Whisper dan Yik Yak di mana pengguna dapat chatting secara anonim. Sepertinya pengguna pindah ke komunitas yang lebih tertutup.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: Getty Images