Facebook Harus Melakukan Refund atas Pembelian oleh Anak-anak

cbsn0210facebook-auto-tag-smart342818640x360

Pengadilan California memerintah Facebook untuk melakukan pengembalian dana atas pembelian yang dilakukan di aplikasi dan game oleh anak-anak dalam permainan jika mereka atau orang tua mereka memintanya. Keputusan itu berarti bahwa ratusan ribu orang di seluruh AS secara legal bisa mengklaim kembali uang dari Facebook.

Keputusan ini adalah puncak dari gugatan class action yang diajukan terhadap Facebook pada bulan Februari 2012 oleh dua anak dan orang tua mereka atas pembelian mata uang virtual yang telah dihentikan, yaitu Facebook Credit yang sekarang dikenal sebagai Facebook Payments yang dilakukan dengan menggunakan kartu kredit orang tua mereka. Mata uang ini dirancang sebagai bentuk pembayaran untuk barang virtual dalam game seperti Farmville dan Bejeweled yang digunakan secara luas di Facebook.

Salah seorang ibu dalam kasus ini membiarkan anaknya menghabiskan 20 dollar AS dari kartu kreditnya untuk memungkinkan anaknya  membuka fitur dalam game Ninja Emblem, tetapi akunnya dikenakan beberapa ratus dolar untuk pembelian anak selanjutnya yang menurut anak merupakan uang palsu. Anak lainnya membelanjakan hingga 1.059 dollar AS setelah mengambil kartu debit orangtuanya tanpa izin.

Para penggugat membawa kasus ini atas nama semua pengguna Facebook di bawah usia 18 tahun yang melakukan pembelian melalui akun mereka di Facebook antara Februari 2008 dan Maret 2015. Menurut pengacara yang mewakili keluarga dalam gugatan tersebut, anak-anak tidak benar-benar tahu apa yang mereka lakukan. Mereka punya kartu kredit yang mereka masukkan ke dalam akun dan mereka tidak menyadari bahwa setiap kali mereka mengklik beberapa tombol dalam permainan untuk mendapatkan beberapa koin tambahan, Facebook mengenakan biaya ke akun kartu kredit orang tuanya.

Kasus yang berlaku di seluruh AS ini berpusat di sekitar undang-undang California yang disebut The Family Code yang dirancang untuk melindungi anak-anak dari kurangnya peringatan dan mencegah perusahaan mengeksploitasi ketidakdewasaan mereka. The Family Code menyatakan bahwa kontrak dengan anak di bawah umur dapat dibatalkan oleh anak bawah umur tersebut setiap saat sebelum mereka mencapai usia 18.

Keputusan ini tentu saja sangat baik bagi mereka yang melakukan class action. Namun karena hanya untuk negara AS, orang tua di negara lain yang anaknya juga secara tidak sengaja membebankan biaya ke kartu kredit orang tuanya karena melakukan pembelian di Facebook tidak bisa menuntut.

Sumber: The Guardian