Hati-Hati Perampok Bersenjata Gunakan Pokemon Go untuk Menjebak

pokemon-go-final

Pokemon Go, game yang belum genap sebulan dirilis sudah sedemikian populer. Kepopuleran game ini ternyata dimanfaatkan oleh para penjahat untuk menjebak korban. Sebagaimana diketahui, Pokemon Go membutuhkan pemain mengunjungi lokasi dunia nyata untuk mengumpulkan Pokemon. Hal ini dimanfaatkan oleh penjahat di Missouri untuk merampok 11 remaja dengan todongan senjata.

Polisi dipanggil ke sebuah pusat perbelanjaan pukul 02:00 dinihari untuk menanggapi laporan perampokan bersenjata. Mereka menggambarkan bagaimana para perampok telah menggunakan game smartphone Pokemon Go untuk memikat remaja agar membawa BMW hitam mereka ke daerah terpencil. Pokemon Go yang diluncurkan pekan lalu, mendorong pengguna untuk berjalan ke daerah yang berbeda dari lingkungan mereka untuk mengumpulkan karater animasi.

Empat perampok yang ditangkap oleh polisi dengan pistol, menggunakan teknologi lokasi permainan untuk membuat sinyal pada Pokéstop – lokasi yang dapat dikunjungi pemain untuk mengisi persediaan dalam game. Dengan mencari Pokestop di daerah terpencil dan menciptakan beacon mereka mampu memikat 11 pemain berusia antara 16 hingga 18 tahun sebelum mereka tertangkap.

Pihak kepolisian memperingatkan bahwa jika menggunakan aplikasi Pokemon Go (atau jenis aplikasi serupa lainnya) atau memiliki anak yang memainkannya agar berhati-hati untuk memberitahukan lokasi berikutnya kepada orang-orang asing. Polisi percaya bahwa ada penjahat yang menggunakan Pokemon Go dan menambahkan beacon ke Pokéstop untuk memikat lebih banyak pemain. Rupanya mereka menggunakan aplikasi untuk mencari korban.

Tiga dari tersangka yang berusia 17 dan 18 tahun didakwa dengan perampokan dan tindakan kriminal bersenjata, sementara tersangka keempat masih di bawah umur kemudian dipindahkan ke pusat peradilan anak.

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: Wnep