ISP Didenda karena Pembajakan oleh Pengguna

Piracy

Desember Tahun lalu juri federal di pengadilan Virginia memutuskan bahwa penyedia layanan internet Cox Communications bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta dari pelanggannya. ISP tersebut dinyatakan bersalah sengaja berkontribusi atas pelanggaran hak cipta dan diperintahkan untuk membayar ke BMG Rights Management  senilai 25 juta dollar atas kerusakan yang ditimbulkan. Vonis tersebut merupakan kemenangan besar bagi perusahaan lisensi musik dan bencana bagi Cox Communications.

Berharap untuk terhindar dari putusan juri tersebut, Cox Communications meminta pengadilan untuk memberikan sidang baru. Namun BMG meminta pengadilan untuk mengeluarkan perintah permanen terhadap Cox, memaksa penyedia layanan internet tersebut untuk menonaktifkan akun pelanggan yang melakukan pembajakan serta memantau dan mencegah terjadinya pelanggaran di masa depan.

Setelah melakukan review, pengadilan memutuskan melalui hakim Liam O’Grady yang menegaskan putusan denda 25 juta dollar terhadap Cox. Dalam putusannya, pengadilan menjunjung tinggi kesimpulan juri. Bahwa ada bukti yang cukup bagi juri untuk menyimpulkan bahwa Cox bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi pada jaringannya. Fakta bahwa Cox memilih untuk tidak meneruskan pemberitahuan BMG dan permintaan penyelesaian kepada pelanggan untuk melindungi mereka dari praktek pemerasan tidak bisa mengubah keputusan.

Pengadilan mengakui bahwa keputusannya akan memiliki konsekuensi luas bagi ISP lain dan layanan internet serta mengisyaratkan bahwa litigasi lebih lanjut bisa membantu menjelaskan apa yang diperkenankan dan apa yang tidak.

Sumber: Torrent Freak