Peneliti: Jaringan WiFi Airbnb Kurang Aman

wifi-passwords-jpg

Bila Anda melakukan perjalanan ke luar negeri, untuk menginap, selain hotel kini tersedia jaringan home sharing Airbnb. Airbnb merupakan startups home sharing yang kini berkompetisi dengan industri perhotelan yang telah lama ada. Jumlah orang yang menggunakan jasa Airbnb ini semakin hari semakin bertambah sehingga menjadi ancaman serius industri perhotelan. Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna Airbnb, yaitu masalah keamanan jaringan WiFi di rumah-rumah yang termasuk jaringan Airbnb.

Peneliti keamanan Jeremy Galloway mengatakan bahwa terkait dengan menghubungkan pengguna ke jaringan yang tidak diketahui, jaringan WiFi rumah Airbnb cenderung kurang aman dibandingkan dengan jaringan WiFi kedai kopi, internet hotel atau bahkan jaringan universitas yang luas.

Berbicara pada konferensi Blackhat di Las Vegas, Galloway berpendapat bahwa ancaman penyewaan jangka pendek selalu tinggi. Oleh karena terus berkembangnya layanan Airbnb, maka oleh karena itu harus dianggap sebagai salah satu risiko yang paling penting yang dihadapi oleh mereka yang bepergian.

Menurut Galloway, ancaman terbesar yang dihadapi bukan berasal dari agen elit pemerintah asing, tetapi dari ancaman sederhana. Sementara peneliti keamanan fokus pada serangan esoteris, Galloway berpendapat bahwa sewa Airbnb jauh lebih mungkin untuk menawarkan metode yang berhasil dalam mencuri kredensial, menginfeksi mesin dan memata-matai ketika browsing daripada kebanyakan kerentanan kritis lainnya.

Sewa rumah jangka pendek mungkin bahkan kurang aman dari jaringan kedai kopi. Masalah utamanya adalah bahwa router di jaringan rumah hampir selalu dapat diakses secara fisik oleh semua orang yang tinggal, potensi bahaya tidak hanya dari pemilik rumah, tetapi juga pengunjung sebelumnya.

Kondisi router yang berada di tempat terbuka memungkinkan melakukan reset router sehingga memungkinkan setiap penyerang mengambil hak admin penuh atas router karena mereka dapat mereset kredensial dan mengambil kendali. Dari sana, mereka dapat menyerang tamu yang akan datang dalam berbagai cara. Dengan menambahkan server DNS kustom memungkinkan penyerang dengan mudah melakukan serangan man in the middle mereka sendiri, routing lalu lintas internet melalui komputer mereka sendiri bahkan setelah tamu meninggalkan rumah.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: ktvz.com