Teknologi Pengenalan Wajah Bantu Tangkap Pencuri Identitas

facial-recog-640x360

Teknologi pengenalan wajah dikhawatirkan banyak orang menginvasi privasi. Contoh seperti yang diterapkan Facebook dalam layanannya sehingga membuat setiap pengguna yang ada di sebuah foto dapat diidentifkasi dengan mudah. Namun, di New York teknologi ini membantu menangkap pencuri.

Pada bulan Januari yang lalu, teknologi pengenalan wajah yang sudah ditingkatkan New York State DMV (Department of Motor Vehicles) menggandakan jumlah titik pengukuran pada foto pengemudi, sebuah langkah yang menyebabkan penangkapan 100 pencuri identitas dan membuka 900 kasus yang belum terpecahkan. Secara keseluruhan karena New York telah menerapkan teknologi pengenalan wajah pada tahun 2010, lebih dari 14.000 orang telah digagalkan untuk memperoleh surat izin mengemudi ganda.

Sistem baru yang telah ditingkatkan ini memperbanyak titik-titik pengenalan foto SIM dari semula 64 titik menjadi 128 titik. DMV mengatakan peningkatan jumlah titik pengenalan ini sangat meningkatkan peluangnya untuk pencocokan foto baru dengan salah satu foto yang sudah dalam database dari 16 juta foto yang ada. Sebanyak 8.000 foto baru ditambahkan setiap hari.

Gubernur New York, Andrew M. Cuomo mengatakan bahwa pengenalan wajah memainkan peran penting dalam menjaga masyarakat lebih aman dengan menindak individu yang melanggar hukum. New York memimpin negara Amerika Serikat dengan teknologi pengenalan wajah dan hasil dari penggunaan teknologi yang telah disempurnakan adalah bukti positif bahwa penggunaannya sangat penting dalam membuat jalan lebih aman dan membuat para penipu bertanggung jawab atas tindakan mereka.

DMV mengatakan sekitar setengah dari mereka yang ditangkap dituduh menggunakan identitas yang dicuri untuk mendapatkan lisensi baru karena lisensi mereka yang lama ditangguhkan atau dicabut. Terlebih lagi, sekitar dua lusin dari penangkapan disebabkan oleh pelaku memodifikasi nama mereka dalam upaya untuk mendapatkan nomor Jaminan Sosial kedua. Lima orang lainnya ditangkap karena mencoba untuk mengambil alih catatan orang lain yang ada di New York Sate DMV.

Sumber: Arstechnica

Sumber Foto: Ubergizmo